iklan
ZMedia Purwodadi

Pemprov Jabar akan prioritaskan pembangunan tajuk atau masjid berukuran kecil di daerah - daerah

Table of Contents
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memprioritaskan pembangunan tajuk atau masjid-masjid kecil di lingkungan masyarakat. Langkah ini dilakukan agar sarana ibadah semakin dekat dengan warga dan menjadi pusat tumbuhnya kehidupan spiritual sehari-hari.


Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa Jawa Barat sudah memiliki banyak masjid megah. Kini, yang lebih dibutuhkan adalah masjid yang hidup dengan jamaah, menjadi tempat anak-anak mengaji, serta ruang ibadah yang benar-benar hadir untuk masyarakat.

“Yang ingin dibangun adalah masjid yang ada jamaahnya, tempat anak-anak ngaji, dan menjadi tempat ibadah rakyat,” ujarnya saat menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Raya Al-Jabbar.

Menurutnya, fungsi utama masjid harus kembali menjadi tempat mendekatkan diri kepada Allah, bukan sekadar destinasi rekreasi. Sebab, ketika masjid lebih banyak dijadikan tempat berfoto daripada bertafakur, nilai spiritual yang menjadi ruhnya dapat memudar.

KDM juga mengingatkan bahwa hakikat ibadah tidak terletak pada kemegahan bangunan, melainkan pada keheningan hati dalam menghadirkan Tuhan di setiap ruang kehidupan. Karena sejatinya, bertafakur bisa dilakukan di mana saja—di surau kecil, bawah pohon, tepi sawah, hingga pinggir samudra.

Masjid yang dekat dengan masyarakat diharapkan bukan hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga pusat pembinaan akhlak, pendidikan agama, dan penguatan spiritual umat.
cb