Rupiah Melemah ke Rp18.042 per Dolar AS pada Awal Perdagangan Kamis, 4 Juni 2026
Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (4/6/2026). Tekanan terhadap mata uang Garuda membuat kurs rupiah turun hingga menyentuh level Rp18.042 per dolar AS.
Pelemahan ini melanjutkan tren tekanan yang masih membayangi pergerakan rupiah di pasar valuta asing. Pada awal sesi perdagangan, dolar AS tercatat menguat sehingga mendorong nilai tukar rupiah bergerak ke zona yang lebih lemah dibandingkan posisi sebelumnya.
Level Rp18.042 per dolar AS menjadi salah satu titik penting yang diperhatikan pelaku pasar, mengingat pergerakan kurs berpotensi memengaruhi berbagai sektor, mulai dari perdagangan internasional hingga biaya impor barang dan bahan baku.
Pelaku pasar saat ini masih mencermati sejumlah faktor eksternal dan domestik yang dapat memengaruhi arah pergerakan rupiah. Di antaranya adalah kebijakan moneter Amerika Serikat, perkembangan ekonomi global, serta kondisi pasar keuangan regional.
Analis menilai volatilitas nilai tukar masih berpotensi terjadi seiring tingginya ketidakpastian di pasar global. Oleh karena itu, pelaku usaha dan investor diharapkan terus memantau perkembangan pasar valuta asing untuk mengantisipasi perubahan kurs yang terjadi dalam waktu dekat.
Pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, rupiah berada di level Rp18.042 per dolar AS, menandai pelemahan lanjutan terhadap mata uang Negeri Paman Sam tersebut.