PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan enam perjalanan Kereta Api Luar Biasa (KLB) hanya mengangkut 62 penumpang pada hari pertama beroperasi, Selasa (12/5). VP Public Relations KAI Joni Martinus mengungkapkan rute yang paling diminati adalah rute Gambir - Surabaya Pasar Turi. Kendati demikian, okupansinya tetap minim. Joni menegaskan seluruh penumpang KLB adalah penumpang yang termasuk dalam masyarakat yang dikecualikan sesuai SE Gugus Tugas Covid-19. "Meski okupansinya tidak tinggi, pengoperasian KLB ini KAI tujukan untuk melayani masyarakat yang memiliki kebutuhan mendesak dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat," ujar Joni dalam keterangan resmi.
Sebanyak 96 personil yang bertugas pada Posko Satgas Covid-19 di berbagai stasiun untuk melakukan verifikasi berkas calon penumpang. Petugas berasal dari unsur internal KAI, Kemenhub, TNI, Polisi, BPBD, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan masing-masing daerah. Penumpang yang sudah diverifikasi berkasnya oleh Tim Satgas dapat langsung membeli tiket di loket stasiun keberangkatan penumpang.
Perseroan menjual tiket mulai H-7 keberangkatan, dan tiket yang telah terjual sampai 12 Mei pukul 17.30 mencapai 89 tiket. Terdapat 29 calon penumpang yang ditolak karena berkas yang diserahkan tidak lengkap. "Pengoperasian KLB ini dikhususkan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah, dan bukan diperuntukkan untuk Angkutan Mudik Lebaran 1441 H," tegasnya.
Berikut rincian jumlah penumpang KLB pada hari pertama:
1. KLB KP/10476 Gambir - Surabaya Pasarturi: 27 penumpang
2. KLB KP/10477 Surabaya Pasarturi - Gambir: 12 penumpang
3. KLB KP/10494 Bandung - Surabaya Pasarturi: 11 penumpang
4. KLB KP/10497 Surabaya Pasarturi - Bandung: 1 penumpang
5. KLB KP/10502 Gambir - Surabaya Pasarturi: 8 penumpang
6. KLB KP/10507 Surabaya Pasarturi - Gambir: 3 penumpang.
Sumber : cnn



