Mereka juga terlihat membahas banyak hal, sebelum akhirnya Prabowo pamit ke Kiai Adib untuk melanjutkan perjalanannya ke DKI Jakarta. "Alhamdulillah, dalam silaturahmi tadi kami bersama Bapak Prabowo membicarakan banyak topik," kata KH Adib Rofiuddin Izza saat ditemui usai kegiatan.
Ia mengatakan, pertemuan yang berlangsung selama 65 menit itu juga membicarakan tentang perkembangan situasi negara saat ini.
Bahkan, menurut dia, berakhirnya pertemuan tersebut dikarenakan Prabowo mempunyai agenda silaturahmi lanjutan ke sejumlah tokoh. Jika tidak, maka silaturahmi Prabowo ke Pondok Pesantren Buntet itu bakal berlangsung lebih lama. "Beliau juga mengakui silaturahmi di Buntet ini merupakan yang terlama, karena di tempat lain maksimal hanya 30 menit," ujar KH Adib Rofiuddin Izza.
Pihaknya juga menitipkan sejumlah pesan kepada Prabowo, di antaranya, mengenai tugas Kementerian Pertahanan RI dalam menjaga kondusivitas NKRI.
Termasuk menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia dari ancaman pihak tidak bertanggung jawah yang berupaya memecah belah bangsa. "Kami juga menitipkan pesan seputar pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU), karena kami memang orang pesantren serta NU," kata KH Adib Rofiuddin Izza.
SC artikel Tribun



