Kepala Dinas Penamaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, mengatakan, hingga kini sedikitnya terdapat empat aktivitas Penanaman Modal Asing (PMA).
Saat ini, investor asing tersebut tengah menempuh perizinan Analisis Masalah Dampak Lingkungan (Amdal) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
"Investor dari luar negeri itu bergerak di bidang industri pembuatan alas kaki, dan ini menjadi bukti Kabupaten Cirebon mulai dilirik," ujar Dede Sudiono saat ditemui di DPMPTSP Kabupaten Cirebon".
Ia mengatakan, empat investor asing tersebut juga direncanakan bakal membuka pabrik sepatu di wilayah timur Kabupaten Cirebon.
Dari data yang diterimanya, mereka berasal dari tiga negara berbeda, di antaranya, Tiongkok, Taiwan, dan Korea Selatan.
Pihaknya meyakini, jika empat investor itu telah memulai bisnisnya maka realisasi investasi di Kabupaten Cirebon bakal meningkat signifikan
Dede menyampaikan, semakin banyaknya investor yang mengekspansi bisnisnya ke Kabupaten Cirebon akan berdampak pada banyaknya penyerapan tenaga kerja.
Pasalnya, selama ini tidak sedikit warga Kabupaten Cirebon yang bekerja keluar daerah akibat jumlah lapangan kerja yang masih sedikit.
"Kami berharap, tenaga kerja Kabupaten Cirebon makin banyak yang terserap seiring banyaknya para investor yang datang," ujar Dede Sudiono.
Narasi : tribunjabar



