Syahri, pemilik pangkalan gas pada Senin (30/1) pagi pertama kali mengetahui kios nya dibobol maling.
Saat itu, Syahri berniat melihat kondisi kiosnya. Namun saat tiba di lokasi, ia mendapati pintu atau rolling door di kiosnya sudah dalam keadaan rusak dan sedikit terbuka.
Kemudian Syahril mengecek kondisi di dalam kios, tabung gas ukuran 3Kg miliknya ludes dibawa pencuri.
Jumlah tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang hilang dibawa pencuri ada sekitar seratusan.
Dikatakan Syahri sekitar jam setengah 6 (pagi) saat saya mau aktivitas, kemudian lewat kios nya kondisi kios sudah dalam kondisi dibobol.
Semua tabung gas yang ada di dalam habis semuanya. Kurang lebih ada seratus tabung.
Seratus tabung gas elpiji 3 kg yang dicuri sebagian besar dalam kondisi terisi, sementara sebagian lainnya dalam keadaan kosong. Sebagian besar tabung berisi karena hari Jumat baru diisi dari Pertamina.
Syahri telah melaporkan aksi pencurian ini kepada pihak kepolisian. Ia berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelakunya.
Polsek Depok telah tiba ke lokasi kejadian. Petugas Inafis dari Polresta Cirebon pun didatangkan untuk memeriksa kios pangkalan elpiji yang dibobol maling.



