#SEPUTARJABAR
Salah satu proyek besar yang tengah disiapkan adalah pembangunan jalan tol penghubung antara Cirebon, Kuningan, dan Ciamis.
Proyek ini diproyeksikan akan meningkatkan aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah selatan Jawa Barat.
Tol ini direncanakan akan dibangun dalam dua tahap. Tahap pertama, yang dijadwalkan mulai pada tahun 2030, akan menghubungkan Cirebon dengan Kuningan.
Sementara itu, tahap kedua, yang menghubungkan Kuningan dengan Ciamis, diperkirakan akan dimulai pada tahun 2035.
Pembangunan tol ini diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di jalur arteri Cirebon-Kuningan, terutama pada akhir pekan.
Ada dua alternatif rute yang tengah dikaji untuk penghubung tol Cirebon-Kuningan. Alternatif pertama adalah melalui Tol Cipali yang dilanjutkan dari Palimanan menuju Kuningan.
Alternatif kedua adalah menggunakan exit Tol Ciperna yang langsung terhubung ke Kuningan. Meskipun belum ada kepastian mengenai rute yang akan dipilih, kedua alternatif ini akan melewati beberapa daerah penting di Kabupaten Kuningan, seperti Mandiancan, Pakeben, Linggar Jati, Sukamukti, Cigadung, dan Darma.
Pembangunan tol ini telah tercantum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Barat dan telah mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).



