Notification

×

Iklan

Iklan

DPRD Kota Cirebon mengemukakan sejumlah poin penting berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025-2029

23 Mei 2025 | Mei 23, 2025 WIB Last Updated 2025-05-23T13:20:46Z
DPRD Kota Cirebon mengemukakan sejumlah poin penting berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025-2029.



Andrie Sulistio SE, Ketua DPRD Kota Cirebon, menjelaskan bahwa dokumen awal RPJMD telah mendapat persetujuan dan saat ini menunggu versi final untuk dibahas di Panitia Khusus DPRD. 

Versi akhir ini akan menjadi landasan bagi rencana pembangunan Kota Cirebon dalam lima tahun ke depan.“Dokumen akhir akan kami analisis dalam Pansus dan akan menghasilkan RPJMD final. Ini akan menjadi panduan untuk pembangunan mendatang,” kata Andrie pada Musrenbang RPJMD Kota Cirebon yang berlangsung di Ruang Prabayaksa, Gedung Setda Kota Cirebon, Kamis lalu (23/5/2025).

Beberapa rekomendasi yang diberikan DPRD kepada pemerintah daerah mencakup penanganan banjir dan pengerukan sungai, perbaikan infrastruktur jalan, pemenuhan kebutuhan air bersih, penutupan lokasi pembuangan sampah ilegal, pengelolaan sampah rumah tangga, dan penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai, beserta isu-isu penting lainnya.

“Jika pemerintah tidak mampu menyediakan pendidikan yang layak, artinya mereka belum memenuhi kebutuhan masyarakat. Demikian pula, jika layanan kesehatan tidak memadai, berarti pemerintah juga belum memberikan layanan kepada masyarakat,” tegas Andrie.

Dalam lima tahun mendatang, RPJMD harus mengatasi masalah-masalah mendasar di Kota Cirebon. 

Meskipun demikian, DPRD mengungkapkan dukungannya terhadap upaya Walikota dan Wakil Walikota untuk periode yang akan datang, serta berkomitmen untuk mengawasi setiap kebijakan secara kritis dan mendukung kebijakan anggaran pemerintah.

Andrie juga menekankan pentingnya kerjasama antara visi-misi Walikota dan Wakil Walikota dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta visi gubernur “Jabar Istimewa”.

Ini dianggap penting untuk memastikan pembangunan yang sejalan dari tingkat pusat hingga daerah.

Ia mencatat bahwa ada beberapa masalah mendasar masih belum terpecahkan di Kota Cirebon, termasuk pengelolaan sampah yang dianggap belum efektif. 

Menurut Andrie, masih banyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang belum dikelola dengan baik, serta adanya pembuangan sampah di lahan kosong.
×
Berita Terbaru Update