Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Cirebon Imron meminta para camat di wilayahnya untuk memperkuat pelayanan publik

1 Agustus 2025 | Agustus 01, 2025 WIB Last Updated 2025-08-01T11:53:00Z
Bupati Cirebon Imron meminta para camat di wilayahnya untuk memperkuat pelayanan publik dengan meningkatkan kemampuan komunikasi, pemahaman teknologi, serta peran pembinaan terhadap pemerintahan desa. 


Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Camat se-Kabupaten Cirebon di ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon.

Imron menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur kecamatan, khususnya dalam hal administrasi, teknologi, dan komunikasi publik. "Camat harus dibekali ilmu, teknologi, dan cara berkomunikasi yang baik agar mampu membimbing pemerintahan desa dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara langsung," ujarnya.

Imron mengusulkan agar beberapa bentuk pelayanan dan perizinan sederhana bisa dilimpahkan ke tingkat kecamatan. Contohnya, perizinan usaha kecil seperti salon atau apotek yang masih terlalu rumit karena harus melalui dinas teknis di kabupaten. 

"Kalau bisa, izin usaha kecil cukup di kecamatan saja, tapi retribusinya tetap masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jadi pelayanan mudah, PAD tetap jalan," katanya.

Imron menambahkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon untuk memperkuat pengawasan tata kelola keuangan desa. Dengan demikian, pengelolaan anggaran desa bisa lebih akuntabel dan tepat sasaran.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menekankan pentingnya pembinaan terhadap desa secara berkelanjutan. "Pemerintahan desa itu paling bawah, paling kompleks. Maka perlu sinergi antara bupati, camat, dan perangkat desa," ujarnya.

Agus mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 60 desa di Kabupaten Cirebon yang telah berstatus sebagai desa wisata. Namun, belum ada satu pun yang mampu menjalankan program tersebut secara optimal. "Desa wisata ini banyak yang hanya status. Ke depan perlu ada pendampingan, agar desa bisa menjalankan perannya sesuai potensi yang dimiliki," tambahnya.

Agus juga menekankan pentingnya koordinasi berkala antarcamat dan perangkat kecamatan lainnya. "Camat harus mengenal karakter wilayah dan warganya. Ada yang petani, buruh, nelayan, dan lainnya. Maka pendekatan dan pembinaan pun harus menyesuaikan," tegasnya
×
Berita Terbaru Update