Gedung Setda Kota Cirebon Diragukan Kekuatan Konstruksinya, Wali Kota Khawatir
Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kota Cirebon yang berdiri megah delapan lantai di Jalan Siliwangi, ternyata diragukan kualitas konstruksinya.
Hasil analisa tim teknis menunjukkan bangunan tersebut tidak sesuai spesifikasi dan berpotensi roboh jika diguncang gempa berkekuatan besar.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengaku waswas setiap kali berkantor di gedung tersebut. Kekhawatiran itu muncul karena tidak ada yang bisa memprediksi kapan bencana gempa terjadi.
“Menurut analisa tim teknis dari Polban (Politeknik Bandung), gedung bisa roboh jika ada kekuatan gempa 6,0,” ungkap Edo.
Ia menegaskan, rasa cemas itu wajar lantaran konstruksi bangunan dinilai tidak memenuhi syarat teknis.
“Saya setiap hari berkantor dengan perasaan khawatir. Apalagi kalau sampai ada gempa,” ujarnya.
Hingga kini, Pemkot Cirebon masih menunggu langkah tindak lanjut terkait hasil kajian tersebut, termasuk kemungkinan renovasi atau penguatan struktur agar gedung lebih aman digunakan.



