Notification

×

Iklan

Iklan

Menteri PU Kunjungi Sekolah Rakyat Cirebon, Serap Aspirasi dan Beri Semangat ke Siswa

21 Agustus 2025 | Agustus 21, 2025 WIB Last Updated 2025-08-21T02:10:15Z
Menteri PU Kunjungi Sekolah Rakyat Cirebon, Serap Aspirasi dan Beri Semangat ke Siswa

CIREBON – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Cirebon, Rabu (20/8/2025). Kehadirannya disambut hangat para siswa yang berbaris di halaman asrama, sebagian melambaikan tangan, sementara lainnya antusias menghampiri dan menggandeng tangan sang menteri.


Dalam kunjungan yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut, Menteri Dody didampingi istrinya, Irma Dody Hanggodo, yang juga ikut berinteraksi langsung dengan para siswa. Irma bahkan sempat duduk di kasur asrama putra bersama anak-anak SD, mendengarkan cerita polos mereka.
“Belajar yang rajin, ya,” pesannya kepada para siswa.

Tinjau Fasilitas Sekolah

Menteri Dody meninjau fasilitas sekolah yang telah selesai direnovasi oleh Kementerian PU, mulai dari toilet, kran cuci tangan, hingga ruang kelas yang kini lebih rapi dan layak digunakan. Renovasi tersebut dikerjakan oleh PT Nindya-Adhi KSO melalui Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Wilayah Jawa Barat sejak 10 Mei hingga 18 Juli 2025.

Fasilitas yang tersedia antara lain masjid seluas 32 m², ruang multimedia 12 m², ruang kelas 16 m², aula 48 m², pendopo 24 m², serta rumah dinas 48 m².

Momen Haru

Suasana haru mewarnai kunjungan ketika seorang siswa SMP bernama Alvin membacakan surat untuk Presiden Prabowo Subianto. Surat tersebut kemudian dititipkan langsung kepada Menteri Dody.
“Pemerintah memang berkewajiban meningkatkan kualitas pendidikan. Jangan lupa juga sampaikan terima kasih kepada orang tua kalian yang sudah peduli dan mendaftarkan ke Sekolah Rakyat,” ujar Dody.

Sekolah Gratis Bantu Ekonomi Warga

Salah satu siswa, Muhammad Athoillah, menyampaikan rasa syukur karena dapat bersekolah tanpa beban biaya.
“Ayah saya jualan buah. Kalau tidak ada Sekolah Rakyat, akan berat buat ayah. Di sini saya tidak perlu memikirkan biaya sekolah. Rasanya senang sekali,” ucapnya.

Saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Cirebon menampung 75 siswa yang terdiri dari 26 siswa SD, 42 siswa SMP, serta 7 siswa program rehabilitasi dan konseling. Sekolah ini berdiri di kompleks SMP Negeri 18 Kota Cirebon, dengan aktivitas yang berjalan berdampingan tanpa saling mengganggu.

Dukungan Pemerintah

Dukungan Kementerian PU terhadap pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari implementasi visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar utama menuju Indonesia Maju
×
Berita Terbaru Update