Progres Pembangunan Pipa Gas Cisem Tahap II Capai 86,1 Persen
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II telah mencapai 86,1 persen per September 2025.
Angka ini lebih cepat 1,3 persen dari target semula 84,8 persen. Proyek strategis nasional tersebut ditargetkan rampung sesuai kontrak pada Maret 2026.
Koordinator Perencanaan Pembangunan Ditjen Migas, Sugiarto, menjelaskan percepatan progres ini memberi optimisme bahwa proyek Cisem Tahap II dapat selesai tepat waktu.
“Kami berharap pipa ini akan menjadi tulang punggung distribusi gas nasional, memperkuat ketersediaan energi, dan menghadirkan harga gas yang lebih kompetitif bagi masyarakat serta pelaku usaha,” ujarnya.
Pipa Gas Cisem dirancang untuk menyalurkan gas dari Jawa Timur ke Jawa Barat guna mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menekan biaya transportasi.
Selain itu, proyek ini diharapkan memacu pertumbuhan industri, memperluas jaringan gas kota, serta mengurangi ketergantungan pada elpiji.
Proyek bernilai Rp2,7 triliun yang dibiayai APBN ini juga mewajibkan penggunaan komponen lokal minimal 60 persen. Hal tersebut ditujukan untuk memberikan nilai tambah bagi industri dalam negeri.
Sebagai informasi, Cisem Tahap I sepanjang 60 km telah beroperasi sejak 2023. Pipa tersebut sudah memasok gas ke Kawasan Industri Kendal sejak 17 November 2023 dan ke Kawasan Industri Batang pada 27 Juli 2024.



