Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, melaksanakan langkah tanggap darurat dalam penanganan banjir yang melanda Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat serta menjaga fungsi lingkungan dan infrastruktur sumber daya air di tengah kondisi darurat hidrometeorologi.
Sebagai bagian dari penanganan teknis, BBWS Cimanuk Cisanggarung mengerahkan satu unit mobil pompa air untuk mempercepat pengurangan genangan banjir di kawasan permukiman dan lahan terdampak.
Pompa tersebut difungsikan untuk mengalirkan air dari area tergenang menuju saluran pembuang atau badan air terdekat yang memiliki kapasitas tampung memadai. Langkah ini dilakukan guna meminimalkan dampak lanjutan terhadap aktivitas masyarakat serta mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Selain fokus pada pengurangan genangan, BBWS Cimanuk Cisanggarung juga mengoperasikan satu unit mobil tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Penyediaan air bersih menjadi prioritas dalam situasi banjir, mengingat banyak sumber air rumah tangga yang terganggu akibat genangan dan pencemaran.
Berdasarkan data kebencanaan dari instansi pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah Kabupaten Cirebon termasuk daerah yang rawan mengalami banjir musiman. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya curah hujan serta keterbatasan kapasitas drainase di sejumlah kawasan permukiman.
Pelaksanaan kegiatan tanggap darurat ini mengacu pada regulasi yang berlaku, antara lain Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, yang menegaskan peran pemerintah dalam pengelolaan dan perlindungan sumber daya air, termasuk pada kondisi darurat.
Selain itu, penanganan banjir dan penyediaan air bersih juga selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai serta kebijakan teknis Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terkait penanggulangan bencana banjir.
Dalam pelaksanaannya, BBWS Cimanuk Cisanggarung menjalin koordinasi aktif dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon, aparat kecamatan dan desa, serta pihak terkait lainnya. Sinergi lintas sektor ini dinilai penting untuk memastikan penanganan banjir berjalan secara terintegrasi, mulai dari pengurangan genangan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, hingga pemulihan kondisi lingkungan pascabanjir.
Melalui dukungan peralatan, koordinasi kelembagaan, serta pendekatan berbasis data teknis, BBWS Cimanuk Cisanggarung berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi dampak banjir bagi masyarakat Desa Panguragan Wetan. Upaya ini diharapkan tidak hanya membantu pemulihan jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam meningkatkan ketahanan wilayah terhadap risiko banjir di masa mendatang.



