ZMedia Purwodadi

Ketua DPRD Cirebon Tinjau Bukit Cigobang, Tegas Tolak Penanaman Kelapa Sawit

Table of Contents
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, meninjau langsung kawasan Bukit Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, menyusul viralnya aktivitas penanaman kelapa sawit di wilayah perbukitan tersebut. 


Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas laporan dan keluhan masyarakat yang khawatir terhadap dampak lingkungan akibat keberadaan kebun sawit.


Dalam peninjauan lapangan tersebut, Sophi Zulfia menyatakan penolakan tegas terhadap penanaman kelapa sawit di Bukit Cigobang. 

Ia menilai, kawasan perbukitan bukan peruntukan untuk tanaman sawit karena berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, seperti erosi tanah, terganggunya tata air, serta ancaman bencana alam bagi masyarakat sekitar.

Menurut Sophi, pemerintah daerah harus bersikap tegas dalam menegakkan aturan dan menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah dengan kontur perbukitan. 

Ia juga menegaskan pentingnya mendengarkan aspirasi masyarakat yang selama ini merasa resah dengan aktivitas penanaman sawit di kawasan tersebut.

Isu penanaman kelapa sawit di Bukit Cigobang telah menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 

Gubernur Jawa Barat diketahui telah mengeluarkan surat edaran yang menegaskan larangan penanaman kelapa sawit di Kabupaten Cirebon serta wilayah lain di Provinsi Jawa Barat.

Dengan adanya surat edaran tersebut, Sophi Zulfia meminta seluruh pihak untuk mematuhinya dan menghentikan aktivitas penanaman sawit yang tidak sesuai dengan kebijakan daerah maupun provinsi. 

Ia berharap, langkah tegas ini dapat mencegah kerusakan lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan perbukitan di Kabupaten Cirebon.

Pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Cirebon diharapkan segera melakukan evaluasi serta pengawasan di lapangan, guna memastikan tidak ada lagi aktivitas penanaman kelapa sawit yang melanggar ketentuan dan berpotensi merusak lingkungan.