Pemkot Cirebon Dorong Kepatuhan PBB-P2 melalui Digitalisasi Layanan
Table of Contents
Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam mempermudah masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
Melalui berbagai langkah strategis dan pemanfaatan teknologi digital, Pemkot Cirebon berkomitmen menciptakan sistem perpajakan yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Salah satu fokus utama pemerintah daerah adalah optimalisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Warga Kota Cirebon diimbau untuk lebih proaktif menunaikan kewajiban tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap keberlangsungan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pemerintah Kota Cirebon menyadari bahwa partisipasi aktif wajib pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan sosial, serta berbagai program pembangunan lainnya.
Oleh karena itu, inovasi terus dilakukan agar proses pembayaran pajak tidak lagi dipandang sebagai hal yang rumit, melainkan sebagai kewajiban yang mudah dilakukan kapan saja dan di mana saja.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sumanto, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kepatuhan pajak. Ia berharap Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 yang telah didistribusikan kepada masyarakat dapat direspons dengan baik melalui pembayaran tepat waktu.
“Harapan kami, SPPT yang sudah dibagikan kepada masyarakat dapat kembali dalam jumlah yang sama dalam bentuk tanda bukti bayar PBB. Ini menjadi cermin ketaatan warga sekaligus dukungan nyata terhadap agenda pembangunan Kota Cirebon,” ujar Sumanto.
Pernyataan tersebut disampaikan Sumanto saat menghadiri kegiatan cetak massal SPPT PBB-P2 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, Senin (12/1/2026).
Dengan peningkatan kemudahan layanan dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, Pemerintah Kota Cirebon optimistis penerimaan daerah dari sektor PBB-P2 dapat terus meningkat dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.