ZMedia Purwodadi

Polsek Lemahwungkuk dan Polsek KPC Tampung Aspirasi Warga Terkait Stoppel Batu Bara di Pelabuhan Cirebon

Table of Contents
Jajaran Polsek Lemahwungkuk bersama Polsek KPC melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan perwakilan warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (09/01/2026). 


Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat terkait aktivitas stoppel batu bara di kawasan Pelabuhan Cirebon.



Sambang yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut digelar di Kantor Kelurahan Panjunan. Kegiatan ini merupakan respons kepolisian terhadap keluhan warga RW 01 Kampung Pesisir Selatan yang menilai aktivitas stoppel batu bara berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar permukiman.


Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Usep Winta, S.H., Kapolsek KPC AKP Asep S., Kanit Intelkam Polsek KPC Iptu Agus S., serta didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Panjunan Aiptu Agus R.D.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran kepolisian berdialog dengan Ketua RW 01 Kampung Pesisir Selatan, Sugiarto. Warga menyampaikan aspirasi agar dilakukan penutupan aktivitas stoppel batu bara di area Pelabuhan Cirebon karena dinilai menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan pesisir dan kesehatan warga.

Aspirasi tersebut disampaikan secara terbuka dan konstruktif sebagai bagian dari hak masyarakat dalam menyuarakan kepentingan lingkungan hidup. 

Kepolisian berperan sebagai fasilitator komunikasi agar aspirasi warga dapat tersampaikan secara tertib dan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan.

Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Usep Winta, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan sambang ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang seimbang antara masyarakat dan pihak-pihak terkait. 

Menurutnya, Polri berkomitmen memastikan setiap aspirasi warga dapat disalurkan tanpa menimbulkan gesekan sosial di tengah masyarakat.

“Polri hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif serta membuka ruang dialog. Aspirasi warga adalah bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ketertiban sosial,” ujar Iptu Usep Winta.

Selain menampung aspirasi, jajaran kepolisian juga mengimbau warga agar tetap menjaga ketertiban serta mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif dalam menyikapi persoalan di lingkungan sekitar.

Kegiatan sambang ini mencerminkan peran Polri sebagai penghubung antara masyarakat dan para pemangku kepentingan. 

Seluruh masukan dari warga akan menjadi bahan koordinasi lanjutan sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi terkait.