Adik Kandung tega Tusuk Kakak Kandungnya Sendiri hingga meninggal
Table of Contents
Seorang penjual sate di Desa Kedungbunder Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon, tewas setelah ditusuk adik kandungnya sendiri hanya karena persoalan datang terlambat membantu berjualan.
Kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Korban F (42) meninggal dunia setelah mengalami lima luka tusukan di bagian punggung.
Pelaku yaitu SPD (34) adalah adik kandungnya, kini harus berhadapan dengan proses hukum.
Kapolsek Gempol membenarkan kejadian tersebut, bahwasannya pada hari Selasa 17/2/2026 sekitar pukul 08.30 WIB telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan orang meninggal dunia.
Kronologinya dijelaskan oleh Kapolsek Gempol yaitu Kompol Rynaldi, saat itu pelaku sedang beraktivitas memotong daging untuk berjualan sate. Korban (red : kakak kandungnya) yang juga membantu usaha tersebut datang terlambat.
Pelaku (red : adik kandung) tersebut lalu emosi dikarenakan kakaknya datang terlambat, kemudian pelaku berdiri dan langsung menusukan pisau yang untuk memotong daging tersebut ke punggung kakaknya (korban) .
Nyawa korban tidak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit. Korban mengalami luka sebanyak lima tusukan dipunggung belakangnya.