Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran strategis daerah sebagai bagian dari kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan “Deklarasi Bersama Pengembangan Kawasan Rebana” oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di Aula Gemah Ripah (Aula Barat), Gedung Sate, Kamis (26/2/2026).
Penandatanganan dilakukan dalam rangka Kesepakatan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan kabupaten/kota serta mitra di Wilayah Rebana. Bupati Lucky Hakim menandatangani langsung dokumen tersebut bersama enam kepala daerah lainnya dan Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana.
Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan di tujuh kabupaten/kota yang tergabung dalam Kawasan Rebana, yakni Subang, Sumedang, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.
Sebagai salah satu wilayah strategis di kawasan tersebut, Kabupaten Indramayu dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi. Indramayu dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan sektor pertanian yang produktif.
Selain itu, potensi kelautan dan perikanan, industri energi dan migas, serta pengembangan kawasan industri menjadi kekuatan tambahan yang siap dioptimalkan.
Dari sisi geografis, Indramayu juga memiliki keunggulan karena berdekatan dengan Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati (BIJB) Kertajati.
Kedua infrastruktur strategis tersebut memperkuat konektivitas logistik sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di wilayah Rebana.
Bupati Lucky Hakim menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap mengambil peran aktif dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah guna mendukung keberhasilan pengembangan Kawasan Rebana.
“Indramayu memiliki kekuatan di sektor pertanian, energi, industri, dan kelautan. Potensi ini akan kami optimalkan dalam kerangka pengembangan Kawasan Rebana agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui deklarasi bersama ini, diharapkan kolaborasi antar daerah di Kawasan Rebana semakin solid dan terarah, sehingga mampu mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat bagian utara dan timur.



