Notification

×

Iklan

Iklan

Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Gubernur Jawa Barat dengan tujuh pemerintah kabupaten/kota di kawasan Rebana

27 Februari 2026 | Februari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-02-27T02:51:11Z
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan Kawasan Rebana melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Gubernur Jawa Barat dengan tujuh pemerintah kabupaten/kota. 

Penandatanganan tersebut berlangsung di Gedung Sate, Kamis (26/2/2026), dan menjadi tonggak penting dalam penguatan kolaborasi lintas daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis industri berkelanjutan.

Dalam agenda tersebut, tidak hanya dilakukan penandatanganan kesepakatan pengembangan kawasan industri, tetapi juga deklarasi sinergitas pembangunan antarwilayah. Selain itu, para pemangku kepentingan menyepakati kerja sama promosi investasi global, penguatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) vokasi, hingga peluncuran portal digital Rebana. 

Portal ini dirancang untuk memudahkan investor mancanegara dalam mengakses data, peluang, serta potensi strategis kawasan secara terpadu dan transparan.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis yang mempertemukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah di kawasan Rebana, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai mitra strategis nasional dan internasional. 

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi sekaligus memastikan pembangunan industri berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Kawasan Rebana sendiri digadang-gadang sebagai koridor ekonomi masa depan Jawa Barat bahkan Indonesia. 

Dengan potensi kawasan industri yang mencapai lebih dari 43 ribu hektare, wilayah ini mencakup tujuh daerah, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Sumedang, Majalengka, Subang, Indramayu, dan Kuningan. Letak geografis yang strategis serta dukungan infrastruktur menjadikan kawasan ini sebagai magnet baru investasi industri.


Minat investasi terhadap Rebana pun terus menunjukkan tren peningkatan. Sejumlah negara seperti Jepang, Uni Emirat Arab, Rusia, hingga Tiongkok tercatat menunjukkan ketertarikan serius. Bahkan, kerja sama internasional kini diperluas melalui kolaborasi dengan lembaga riset investasi dari Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, guna memperkuat kajian dan strategi promosi kawasan di tingkat global.


Secara kumulatif, realisasi investasi di Kawasan Rebana telah mencapai Rp36,67 triliun. Nilai tersebut berkontribusi pada penciptaan sekitar 86 ribu lapangan kerja baru, menjadikan Rebana sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi regional. Ke depan, kawasan ini diproyeksikan semakin memperkuat daya saing industri nasional sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Barat dan Indonesia.
×
Berita Terbaru Update