Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Idul Fitri, Bupati Kuningan Minta Penataan PKL dan Peningkatan Kewaspadaan Keamanan

7 Maret 2026 | Maret 07, 2026 WIB Last Updated 2026-03-07T01:00:57Z
KUNINGAN — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menekankan pentingnya penataan aktivitas ekonomi desa sekaligus peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan sosial selama bulan Ramadan.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat pertemuan dengan para kepala desa se-Kecamatan Ciawigebang menjelang kegiatan buka puasa bersama, Jum'at (6/3/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian meminta pemerintah desa untuk menata aktivitas pedagang kaki lima (PKL) agar tetap dapat berjualan dengan tertib dan nyaman tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat.


Menurutnya, penataan tersebut dapat dilakukan melalui program Nata Daya (Menata Alun-Alun Desa untuk Pusat Ekonomi dan Daya Tarik Wisata).


“Zona merah tidak boleh digunakan untuk berjualan, zona kuning bisa dimanfaatkan secara temporer, dan zona hijau menjadi lokasi tetap bagi pedagang. Dengan penataan seperti ini aktivitas ekonomi tetap berjalan, tetapi tetap tertib,” ujarnya.


Ia mencontohkan penataan pedagang di sejumlah wilayah kecamatan yang dinilai mampu menciptakan kondisi yang lebih rapi sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berbelanja.


“Penataan yang baik justru bisa meningkatkan omzet pedagang karena masyarakat merasa lebih nyaman berbelanja,” jelasnya.



Waspada Potensi Gangguan Keamanan
Selain penataan ekonomi, Bupati Dian juga mengingatkan para kepala desa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan selama Ramadan, terutama fenomena perang sarung yang kerap melibatkan kalangan remaja.


Menurutnya, permainan yang awalnya dianggap sebagai tradisi tersebut kini sering kali disertai penggunaan benda berbahaya yang dapat membahayakan keselamatan.
Bupati juga mengungkapkan adanya laporan terkait pergerakan kelompok motor yang membawa senjata tajam di beberapa wilayah, termasuk di sekitar kawasan kecamatan.


Karena itu, ia meminta para kepala desa bersama camat serta unsur Muspika seperti Polsek dan Koramil untuk meningkatkan pengawasan dan patroli di wilayah masing-masing, terutama pada waktu menjelang sahur.

“Jangan sampai niat anak-anak kita bangun sahur justru berakhir duka karena tawuran atau perang sarung,” tegasnya.



Ajak Warga Aktif Kerja Bakti
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak pemerintah desa untuk kembali menggerakkan kegiatan kerja bakti di lingkungan masing-masing guna menjaga kebersihan wilayah.

Hal ini penting untuk mengantisipasi potensi penumpukan sampah menjelang maupun setelah perayaan Idulfitri.

Di akhir pertemuan, Bupati Dian menyampaikan apresiasi kepada unsur Forkopimcam, para kepala desa, serta pengurus RT dan RW yang selama ini ikut menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Saya berterima kasih kepada Kapolsek, Danramil, camat, kepala desa hingga RT dan RW yang terus menjaga kondusivitas. Selama ini wilayah kita tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
×
Berita Terbaru Update