Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, memprediksi bahwa destinasi wisata di Jawa Barat akan dipadati oleh warga yang ingin berlibur dan bersantai bersama keluarga setelah mudik Lebaran.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dan memastikan suasana tetap kondusif, Rudi menegaskan bahwa pihaknya akan mengintensifkan pengamanan lalu lintas, keamanan, dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh objek wisata di wilayah Jawa Barat.
Dalam keterangannya di Bandung, Kamis (12/3/2026), Rudi menyampaikan bahwa seluruh objek wisata di Jabar akan diawasi secara ketat. Ia menegaskan bahwa tidak akan ada praktik pungli maupun kenaikan tiket masuk yang tidak wajar. “Tidak ada pungli,” tegas Rudi, menegaskan komitmen pihak kepolisian untuk menjaga kenyamanan dan keadilan bagi para wisatawan.
Kapolda juga menginstruksikan seluruh anggota untuk mengawasi semua kegiatan di kawasan wisata, termasuk praktik parkir liar dan getok parkir. Ia menegaskan bahwa praktik-praktik tersebut akan menjadi perhatian serius dan harus diberantas agar tidak merugikan masyarakat maupun mengganggu kamtibmas di wilayah Jawa Barat.
“Jangan sampai ada keluhan dari masyarakat terkait pungli atau praktik parkir liar. Jika menemukan kejadian tersebut, segera laporkan melalui layanan call center 110,” tambah Rudi. Ia berharap, dengan pengawasan ketat dan kerjasama dari masyarakat, kawasan wisata di Jabar tetap aman, nyaman, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan.
Kapolda menegaskan bahwa seluruh pihak harus bekerja sama untuk menjaga suasana kondusif selama masa libur Lebaran. Ia juga mengingatkan warga dan pengelola wisata agar mematuhi aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama dan keberlangsungan pariwisata di Jawa Barat.
Dengan langkah-langkah tegas ini, Rudi berharap kunjungan wisatawan pasca Lebaran dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menyenangkan, serta memberikan pengalaman positif bagi semua pihak.



