Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Cirebon Tambah Trash Barrier di Sungai Sukalila, Antisipasi Lonjakan Sampah

14 April 2026 | April 14, 2026 WIB Last Updated 2026-04-14T11:35:27Z

Pemerintah Kota Cirebon mengambil langkah cepat dalam menangani lonjakan volume sampah di aliran sungai, khususnya di Sungai Sukalila. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambah pemasangan jaring penghalang sampah (trash barrier) di sejumlah titik strategis.



Kebijakan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya volume sampah dalam beberapa hari terakhir yang dinilai tidak dalam kondisi normal. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan bahwa penambahan fasilitas tersebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.




Menurutnya, keberadaan trash barrier diharapkan mampu menahan laju sampah agar tidak menumpuk dan menyumbat aliran sungai. Pasalnya, jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi mengganggu kelancaran aliran air serta menurunkan kualitas kebersihan lingkungan di sekitarnya.




“Dalam satu minggu, volume sampah yang diangkut dari Sungai Sukalila bisa mencapai sekitar 10 truk. Ini angka yang cukup tinggi dan perlu penanganan ekstra,” ujarnya.




Selama ini, pembersihan sungai telah dilakukan secara rutin, baik setiap minggu maupun beberapa hari sekali. Namun, lonjakan sampah yang terjadi belakangan membuat upaya tersebut belum cukup efektif untuk mengendalikan kondisi di lapangan.



Pemkot Cirebon berharap, dengan penambahan trash barrier ini, pengelolaan sampah di sungai dapat lebih optimal. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.



Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah potensi banjir akibat tersumbatnya aliran air oleh sampah.

×
Berita Terbaru Update