Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat pembangunan infrastruktur melalui proyek rekonstruksi ruas Jalan Weru–Sumber atau yang lebih dikenal sebagai Jalan Fatahillah. Proyek ini dinilai strategis karena menjadi salah satu jalur vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ruas jalan sepanjang 2,6 kilometer tersebut saat ini tengah dalam tahap rekonstruksi dengan total nilai pekerjaan mencapai Rp25,439 miliar. Anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada peningkatan kualitas jalan, tetapi juga mencakup perbaikan saluran air di sepanjang jalur untuk meningkatkan daya tahan infrastruktur dan mencegah genangan.
Dengan lalu lintas yang cukup padat pada siang hari, pengerjaan pengaspalan dilakukan pada malam hari. Strategi ini dipilih untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di kawasan tersebut.
Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas pada setiap segmen pekerjaan.
Keberadaan Jalan Fatahillah memiliki peran penting bagi konektivitas antarwilayah di Kabupaten Cirebon. Selain memperlancar mobilitas warga, peningkatan infrastruktur ini juga diharapkan mampu mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka akses ekonomi yang lebih luas.
Lebih dari sekedar pembangunan fisik, rekonstruksi jalan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur berkelanjutan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Jalan yang lebih baik tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan dan masa depan daerah.



