Notification

×

Iklan

Iklan

Pimpinan DPR Temui Mahasiswa Demonstran, Janjikan Tindak Lanjut Sejumlah Tuntutan

21 Juni 2026 | Juni 21, 2026 WIB Last Updated 2026-06-25T19:12:42Z


Jakarta – Sejumlah pimpinan DPR RI menemui langsung massa aksi mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/6/2026) malam. Dalam pertemuan tersebut, DPR menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa kepada pemerintah.

Dua Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa, didampingi pimpinan Komisi III DPR RI, menemui para demonstran sekitar pukul 19.28 WIB. Dari atas mobil komando, keduanya menyampaikan hasil pertemuan antara perwakilan mahasiswa dan DPR yang sebelumnya berlangsung di Gedung Nusantara.



Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa sejumlah aspirasi mahasiswa telah diteruskan kepada pemerintah dan pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti.

"Beberapa aspirasi yang ditujukan kepada DPR, kami juga sudah sampaikan. Dan Insyaallah kita akan lanjutkan dan kita akan tindaklanjuti," ujar Dasco.

Salah satu komitmen yang disampaikan DPR adalah terkait status hukum 16 mahasiswa Universitas Trisakti yang masih berstatus tersangka. Dasco mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Komisi III DPR dan aparat kepolisian agar status tersebut segera dicabut.

"Dalam satu minggu ke depan, Insyaallah mahasiswa Trisakti yang 16 itu status tersangkanya akan dicabut," katanya.

Selain itu, DPR juga meminta kepolisian membebaskan dua mahasiswa Universitas Mercu Buana yang sempat ditahan karena membawa bensin saat menuju lokasi aksi.

"Malam ini, begitu bubar demo ini, dia langsung bebas," ujar Dasco.

Tak hanya menyangkut persoalan hukum mahasiswa, DPR juga menyoroti sejumlah isu yang menjadi tuntutan massa, termasuk evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kesejahteraan guru honorer, hingga persoalan bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Dasco, DPR akan terus berkoordinasi dengan pemerintah agar berbagai tuntutan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menjelaskan bahwa pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan evaluasi terhadap tata kelola Program MBG. Evaluasi tersebut disebut berpotensi menghasilkan efisiensi anggaran hingga sekitar Rp70 triliun.

Saan juga menyinggung persoalan kelangkaan BBM yang menjadi perhatian mahasiswa. Menurutnya, DPR telah berkomunikasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mempercepat penyelesaian masalah tersebut.

"Terkait tuntutan dan lainnya, secepatnya akan kami komunikasikan dan tindak lanjuti," kata Saan.

Aksi demonstrasi yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB itu diikuti mahasiswa dari Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, Universitas Esa Unggul, serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, transparansi penggunaan anggaran, serta efektivitas program-program pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Sebelum menemui massa aksi, perwakilan mahasiswa telah diterima oleh pimpinan DPR RI dan sejumlah anggota dewan dalam pertemuan tertutup di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah dan DPR RI.

×
Berita Terbaru Update