Notification

×

Iklan

Iklan

Realisasi PBB-P2 Kabupaten Cirebon Baru 35 Persen, Camat Berkomitmen Lunas 100 Persen pada Oktober 2026

18 Juni 2026 | Juni 18, 2026 WIB Last Updated 2026-06-18T01:33:10Z
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon terus mengoptimalkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang hingga pertengahan Juni 2026 dinilai masih belum mencapai target yang diharapkan.

Upaya tersebut dilakukan melalui rapat evaluasi yang melibatkan jajaran Bapenda, Inspektorat Kabupaten Cirebon, serta para camat se-Kabupaten Cirebon. Rapat ini bertujuan untuk mempercepat realisasi penerimaan PBB-P2 sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Bapenda Kabupaten Cirebon, Anne Sri Mulyani, mengungkapkan bahwa berdasarkan data per 12 Juni 2026, realisasi penerimaan PBB-P2 baru mencapai lebih dari Rp16 miliar atau sekitar 35 persen dari target yang telah ditetapkan untuk tahun ini.
"Untuk kecamatan dengan capaian tertinggi saat ini adalah Kecamatan Pabedilan yang sudah mencapai 52,49 persen. Secara total per 12 Juni, pendapatan PBB-P2 baru mencapai sekitar 35 persen dari target," ujar Anne usai rapat evaluasi, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, masih terdapat sejumlah kecamatan yang capaian penerimaan PBB-P2-nya jauh dari target. Meski demikian, beberapa kecamatan lainnya telah menunjukkan kinerja yang baik dengan berhasil melampaui target yang ditetapkan.
Kesadaran Wajib Pajak Jadi Tantangan
Anne menjelaskan, salah satu kendala utama yang dihadapi dalam pengumpulan PBB-P2 adalah rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.
Selain itu, kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian juga memengaruhi pola pembayaran pajak. Banyak wajib pajak yang memilih menunggu musim panen sebelum melunasi kewajibannya.
"Kendala yang kami temukan di lapangan antara lain ketaatan masyarakat yang masih kurang dalam membayar pajak, kebiasaan menunggu panen untuk melakukan pembayaran, serta sinkronisasi data warga yang sudah melakukan pembayaran," jelasnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bapenda terus mendorong pemanfaatan sistem pembayaran berbasis digital. Sistem ini dinilai mampu meningkatkan akurasi data sekaligus mempermudah proses verifikasi pembayaran.
Target Lunas 100 Persen pada Oktober
Dalam rapat evaluasi tersebut, para camat juga menyampaikan komitmen mereka untuk mempercepat penagihan dan sosialisasi kepada masyarakat agar target penerimaan PBB-P2 dapat tercapai sesuai harapan.
Anne menegaskan, seluruh camat yang hadir menyatakan kesiapan untuk menyelesaikan target penerimaan PBB-P2 hingga lunas 100 persen pada Oktober 2026.
"Camat menyatakan kesiapannya pada bulan Oktober lunas 100 persen. Kami juga akan bekerja semaksimal mungkin untuk mencapai target pendapatan yang telah ditetapkan," tegasnya.
Bapenda berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan sehingga target penerimaan PBB-P2 dapat tercapai. Keberhasilan pencapaian target tersebut dinilai penting karena menjadi salah satu sumber pendanaan pembangunan daerah di Kabupaten Cirebon.
×
Berita Terbaru Update