Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Indramayu Pastikan 242 Calon Siswa Terakomodasi, Kuota SPMB 2026 Ditambah

1 Juli 2026 | Juli 01, 2026 WIB Last Updated 2026-07-01T12:26:38Z
Indramayu - Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait keterbatasan daya tampung dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anak di Kabupaten Indramayu tetap memperoleh hak atas layanan pendidikan dasar.



Kepala Disdikbud Kabupaten Indramayu, Caridin, mengatakan pemerintah daerah memahami keresahan para orang tua, terutama di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, yang sebelumnya menghadapi keterbatasan kuota rombongan belajar (rombel) di sekolah negeri.



Menurutnya, Pemkab Indramayu berkomitmen memberikan solusi agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah.




Sebagai tindak lanjut, Disdikbud Kabupaten Indramayu melakukan koordinasi, verifikasi, dan evaluasi secara intensif dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat di Bandung. Melalui mekanisme pengecualian yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, pemerintah daerah mengajukan penyesuaian sekaligus penambahan jumlah rombongan belajar.



Usulan tersebut akhirnya mendapat persetujuan penuh dari BBPMP Jawa Barat sehingga penambahan kuota dapat segera direalisasikan.



Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 12 sekolah dasar yang mengajukan penambahan kuota, termasuk sejumlah SD di Desa Dadap. Dengan adanya persetujuan tersebut, sebanyak 242 calon peserta didik yang sebelumnya belum memperoleh kuota kini dipastikan dapat diterima dan mengikuti kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru.



Keberhasilan mengatasi persoalan daya tampung SPMB 2026 ini dinilai menjadi wujud komitmen Pemkab Indramayu dalam mendukung program wajib belajar sembilan tahun sekaligus memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat.



Pemerintah Kabupaten Indramayu juga menyampaikan apresiasi kepada para wali murid dan masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan konstruktif sehingga persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.



Ke depan, Disdikbud Kabupaten Indramayu akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan pendidikan. Fokus pembenahan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan ruang kelas baru (RKB), penataan tenaga pendidik, serta peningkatan sarana dan prasarana sekolah di berbagai wilayah.



Langkah tersebut diharapkan mampu mengantisipasi peningkatan jumlah peserta didik pada tahun-tahun mendatang sekaligus menghadirkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas, merata, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh anak di Kabupaten Indramayu.
×
Berita Terbaru Update