CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, menghadiri Workshop Pemantapan Rencana Pembangunan Tanggul Laut di Segmen Cirebon yang digelar di Pelabuhan Cirebon.
Workshop yang diselenggarakan oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOP Pantura Jawa) tersebut merupakan bagian dari penyusunan dokumen perencanaan pengembangan wilayah dan rencana zonasi sebagai dasar pembangunan kawasan pesisir Pantai Utara Jawa secara terpadu dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan. Seluruh peserta berdiskusi untuk menyelaraskan kebijakan sekaligus menghimpun masukan ilmiah dan teknis dalam mendukung rencana pembangunan Giant Sea Wall (GSW) di Segmen Cirebon.
Segmen Cirebon yang menjadi fokus pembahasan meliputi wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan sebagian Kabupaten Indramayu. Kawasan tersebut ditetapkan sebagai salah satu wilayah prioritas dalam Rencana Induk Pengelolaan Pantura Jawa hingga tahun 2045.
Sebagai salah satu koridor ekonomi nasional, kawasan Pantai Utara Jawa memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa. Namun, wilayah ini juga menghadapi berbagai tantangan akibat perubahan iklim, seperti banjir rob, abrasi, penurunan muka tanah, kenaikan muka air laut, hingga degradasi ekosistem pesisir.
Berbagai persoalan tersebut menjadi alasan pentingnya penyusunan perencanaan yang komprehensif agar pembangunan mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.
Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 77 Tahun 2025 telah membentuk Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOP Pantura Jawa) yang memiliki tugas menyiapkan perencanaan, pembangunan, dan pengembangan kawasan Pantura secara terintegrasi. Salah satu program strategis yang menjadi prioritas adalah pembangunan Giant Sea Wall sebagai upaya jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan wilayah pesisir dari ancaman perubahan iklim.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan workshop tersebut. Menurutnya, penyusunan rencana pembangunan tanggul laut harus dilakukan secara matang dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
"Pemerintah Kota Cirebon mendukung penuh proses penyusunan rencana pembangunan Tanggul Laut di Segmen Cirebon. Perencanaan yang komprehensif dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan pesisir," ujar Effendi Edo.



