Notification

×

Iklan

Iklan

Dunia Boleh Memanas, Es Campur Tetap Mendinginkan Suasana

3 Agustus 2026 | Agustus 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-26T06:27:45Z

Menjelang HUT RI ke-81, Mahasiswa Dampingi UMKM Es Campur Bandung Ampera dan Es Campur Aeh-Aeh sebagai Wujud Bangga Produk Lokal


CIREBON – Di tengah kondisi geopolitik dunia yang masih dipenuhi berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian ekonomi global hingga meningkatnya tensi antarnegara, semangat menjaga ketahanan ekonomi nasional justru dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81, empat mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menunjukkan komitmennya melalui kegiatan pendampingan kepada dua UMKM legendaris, Es Campur Bandung Ampera dan Es Campur Aeh-Aeh.





Mengusung semangat Bangga Produk Lokal, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui upacara dan perayaan, tetapi juga diwujudkan dengan memperkuat pelaku usaha lokal yang selama puluhan tahun telah menjadi bagian dari identitas kuliner Kota Cirebon.





Es Campur Bandung Ampera yang berdiri sejak tahun 1992 dan Es Campur Aeh-Aeh yang telah hadir sejak tahun 1963 merupakan dua usaha kuliner yang mampu bertahan lintas generasi berkat konsistensi menjaga cita rasa, kualitas bahan baku, serta pelayanan kepada pelanggan. Keduanya menjadi destinasi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan yang mencari kesegaran khas Cirebon.


Dalam kegiatan pendampingan, mahasiswa melakukan observasi lapangan, wawancara langsung dengan pemilik usaha, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi kedua UMKM. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun memiliki pelanggan yang loyal, keduanya masih membutuhkan penguatan dari sisi operasional maupun pengelolaan usaha agar mampu terus berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif.


Pada Es Campur Bandung Ampera, mahasiswa menemukan adanya ketergantungan terhadap satu pemasok utama buah alpukat sebagai bahan baku. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kelancaran produksi apabila terjadi kendala pasokan. Sebagai solusi, tim pendamping memberikan rekomendasi beberapa alternatif pemasok sehingga risiko terganggunya operasional dapat diminimalkan.


Sementara itu, pendampingan terhadap Es Campur Aeh-Aeh difokuskan pada peningkatan tata kelola usaha melalui edukasi penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital. Selain membantu pencatatan transaksi menjadi lebih tertata, mahasiswa juga memberikan masukan mengenai pentingnya optimalisasi promosi melalui media sosial agar jangkauan pasar semakin luas, khususnya bagi generasi muda.



Menurut tim mahasiswa, kegiatan pendampingan ini bukan sekadar memenuhi tugas akademik, melainkan menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung keberlangsungan UMKM lokal. Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan pelaku usaha, diharapkan tercipta inovasi yang mampu meningkatkan daya saing UMKM tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisional yang telah menjadi ciri khasnya.



Momentum menjelang HUT RI ke-81 menjadi pengingat bahwa kemandirian bangsa tidak hanya dibangun melalui sektor industri besar, tetapi juga melalui ribuan UMKM yang setiap hari menggerakkan roda perekonomian daerah. Ketika dunia menghadapi berbagai tantangan, UMKM Indonesia tetap menunjukkan ketangguhannya dengan terus berinovasi dan melayani masyarakat.


"Dunia boleh memanas, tetapi semangat mendukung produk lokal tidak boleh padam." 


Pesan inilah yang ingin disampaikan melalui kegiatan pendampingan tersebut. Segelas Es Campur Bandung Ampera maupun Es Campur Aeh-Aeh bukan sekadar pelepas dahaga, tetapi juga menjadi simbol ketekunan, kerja keras, serta semangat pelaku UMKM dalam menjaga cita rasa Indonesia.


Dengan mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal, mahasiswa berharap semakin banyak UMKM yang memperoleh perhatian, berkembang secara berkelanjutan, serta mampu menjadi penggerak ekonomi nasional. Sebab, kemerdekaan ekonomi bangsa akan semakin kuat ketika masyarakat memilih untuk mendukung usaha-usaha lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.


Di bulan kemerdekaan ini, semangat merah putih dapat diwujudkan melalui langkah sederhana: menikmati produk karya anak bangsa, mendukung UMKM di sekitar kita, dan bersama-sama menjaga agar ekonomi Indonesia tetap tumbuh. Karena di tengah dunia yang terus berubah, segelas es campur buatan UMKM lokal tetap mampu menghadirkan kesejukan, kebersamaan, dan harapan.

×
Berita Terbaru Update