Puluhan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Kuningan mendapatkan layanan servis sepeda motor dan penggantian oli mesin secara gratis yang difasilitasi oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan pada Sabtu (29/8/2026).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sosial dan edukatif ini digelar sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memperkuat kemitraan strategis bersama komunitas ojol, sekaligus mengajak mereka menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Sebanyak 70 pengemudi ojol tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di dua lokasi, yakni Kawasan Taman Kota (Tamkot) Kuningan dan Mapolres Kuningan.
Tak hanya memanjakan kendaraan operasional mereka, para pengemudi juga mendapatkan paket vitamin gratis serta pelayanan pemeriksaan kesehatan dari tim medis kepolisian. Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memastikan kondisi fisik kendaraan pengemudi ojol tetap prima saat mengaspal melayani masyarakat setiap hari.
“Kami memberikan servis gratis untuk kendaraan roda dua, khususnya bagi pengendara dari komunitas ojek online. Selain servis gratis, kami juga memberikan vitamin, pemeriksaan kesehatan, dan sosialisasi safety riding,” ujar Kasat Lantas , Minggu (30/8/2026).
Menurutnya, kelaikan kondisi kendaraan bermotor merupakan salah satu faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, momentum perawatan kendaraan ini disisipi dengan sosialisasi pentingnya keselamatan di jalan raya. Dalam kesempatan tersebut, petugas turut mengedukasi para pengemudi untuk tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong). Penggunaan knalpot bising dinilai merusak kenyamanan publik dan berpotensi memicu gesekan antarpengguna jalan.
“Kami juga menyosialisasikan agar tidak menggunakan knalpot bising atau brong karena itu mengganggu pengendara lain. Jalan raya digunakan bersama, bukan hanya oleh satu atau dua orang,” tegas Kasat Lantas Polres Kuningan.
Pihaknya berharap komunitas ojol di Kabupaten Kuningan dapat mentransformasikan pengetahuan yang didapat untuk ditularkan kepada pengguna jalan lainnya. “Kami berharap rekan-rekan ojol yang sudah mendapatkan sosialisasi ini juga bisa menyampaikan kepada pengendara lainnya agar tidak menggunakan knalpot brong,” tambahnya.
Mengingat mobilitas harian pengemudi ojol yang sangat tinggi di berbagai sudut jalan, Polres Kuningan menilai komunitas ojol merupakan mitra vital kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Kabupaten Kuningan.




