Notification

×

Iklan

Iklan

PT Satu Visi Putra Tbk atau VISI bakal mengakuisisi RS Hasna Medika Palimanan Cirebon

27 Agustus 2026 | Agustus 27, 2026 WIB Last Updated 2026-08-27T15:57:33Z
PT Satu Visi Putra Tbk atau Savitra (VISI) langsung memulai gebrakan di tangan pasangan artis, Nagita Slavina dan Raffi Ahmad. 

Sejumlah rencana disiapkan mulai dari penambahan modal hingga rencana akuisisi yang juga melibatkan pengusaha Pieter Tanuri.



Dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (26/8/2026), Savitra akan mengambil alih saham mayoritas PT Hasna Medika Bakti Cirebon (HMBC) dengan mengakuisisi 72,9 persen saham milik PT Hasna Medika Group (HMUG) senilai Rp286 miliar.


Sebagai informasi, HMBC dikenal sebagai RS spesialis jantung. Saat ini, perusahaan yang dikendalilkan oleh Gugun Iskandar dan Risthi Grantia tersebut mengoperasikan 2 RS jantung dan 11 klinik yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Bali.


Berdasarkan studi kelayakan, HMBC memiliki aset sebesar Rp563,5 miliar dengan liabilitas Rp335,1 miliar dan ekuitas Rp30,3 miliar hingga akhir Maret 2026. Selain itu, perusahaan tersebut juga masih merugi Rp12,3 miliar pada kuartal I-2026. Adapun nilai pasar untuk 100 persen ekuitas HMBC sebesar Rp110,06 miliar.


Perseroan bersama HMUG telah menandatangani dua akta perjanjian, yakni Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) dan Conditional Shares Sale and Purchase Agremeent (CSPA) pada 20 Agustus 2026. Perjanjian tersebut memungkinkan Savitra memiliki kontrol penuh atas HMBC.


Rinciannya, penandatanganan CSSA terkait penerbitan 124.393 saham baru HMBC (65 persen) senilai Rp255 miliar. Sementara CSPA terkait pembelian 17.325 HMBC dari HMGU (7,91 persen) senilai Rp31 miliar. Jika transaksi terwujud, VISI akan memiliki 159,72 juta saham HMBC atau setara 72,91 persen.


Sejalan dengan akuisisi, HMBC juga melakukan konversi utang senilai Rp33,45 miliar milik Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi. Ketiganya adalah pemegang saham existing HMBC di mana setelah transaksi, Pieter akan memiliki 11,6 persen saham, sedangkan Darwin 2,14 persen dan Roy 0,70 persen.

×
Berita Terbaru Update