Notification

×

Iklan

Iklan

Bisnis Digital Dinilai Jadi Peluang Pasif Income di Era Digital, Kang Ari Hermawan : Saatnya Memanfaatkan Teknologi

6 November 2026 | November 06, 2026 WIB Last Updated 2026-11-08T01:17:05Z
CIREBON – Perkembangan teknologi dan pesatnya transformasi digital telah membuka peluang baru bagi masyarakat untuk membangun bisnis yang tidak selalu bergantung pada aktivitas kerja secara langsung. Salah satu peluang yang kini semakin dilirik adalah bisnis digital yang berpotensi menghasilkan passive income atau pendapatan pasif.



Founder Cirebonberita sekaligus penggiat media sosial, Kang Ari Hermawan, menyampaikan bahwa bisnis digital menjadi salah satu sektor yang memiliki prospek menjanjikan di tengah perubahan pola ekonomi dan perilaku masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi internet.



Menurutnya, era digital memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk membangun sumber penghasilan melalui berbagai platform dan produk digital. Bahkan, dengan sistem dan pengelolaan yang tepat, sebuah bisnis dapat terus menghasilkan pendapatan meskipun pemiliknya tidak harus terlibat dalam setiap aktivitas operasional.



"Di era digital saat ini, salah satu peluang bisnis yang bisa dikembangkan untuk menghasilkan passive income adalah bisnis digital. Teknologi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membangun aset digital yang dapat terus menghasilkan nilai ekonomi," ungkap Kang Ari Hermawan.



Ia menjelaskan, terdapat berbagai model bisnis digital yang dapat dikembangkan, mulai dari media online, pemasaran afiliasi (affiliate marketing), penjualan produk digital, kursus online, pembuatan konten, hingga pengembangan website yang menghasilkan pendapatan melalui iklan.



Salah satu contoh adalah media online yang dikelola secara profesional. Selain menjadi sarana penyampaian informasi kepada masyarakat, website media juga dapat dikembangkan menjadi aset digital melalui kerja sama publikasi, pemasangan iklan, konten komersial, serta berbagai peluang monetisasi lainnya.




Namun demikian, Kang Ari menegaskan bahwa membangun bisnis digital hingga menghasilkan pendapatan pasif bukanlah proses instan. Dibutuhkan konsistensi, kreativitas, kemampuan membaca peluang, serta strategi pengelolaan yang tepat.



"Passive income bukan berarti tanpa usaha. Pada tahap awal, kita tetap harus bekerja keras membangun sistem, mengembangkan produk, memperluas jaringan, dan menciptakan kepercayaan. Ketika aset digital sudah terbentuk dan berjalan dengan baik, barulah peluang memperoleh pendapatan secara berkelanjutan semakin terbuka," jelasnya.



Ia juga mengajak generasi muda, pelaku UMKM, serta masyarakat umum untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mulai memanfaatkannya sebagai sarana membangun usaha dan menciptakan peluang ekonomi.



Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan ekonomi ke depan.



Kang Ari Hermawan berharap semakin banyak masyarakat yang berani memulai bisnis berbasis digital, mengembangkan kreativitas, dan membangun aset produktif melalui internet.



"Jangan hanya menjadi penonton di tengah perkembangan teknologi. Manfaatkan peluang yang ada, bangun aset digital mulai sekarang, dan jadikan internet sebagai salah satu jalan untuk menciptakan sumber penghasilan," pungkasnya.



Bisnis digital bukan sekadar mengikuti tren, melainkan peluang membangun aset ekonomi jangka panjang di tengah perubahan zaman. (DT)
×
Berita Terbaru Update