Hari ini, keluarga Brigadir J hadir di ruang sidang utama untuk menjadi saksi kasus kematian Yosua.
Sebelum sidang dimulai, Bharada E yang mengenakan kemeja hitam celana krem ini terlihat menghampiri orangtua Brigadir J.
Terlihat Bharada E langsung mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan orangtua Brigadir J.
Tak hanya itu, Bharada E kemudian berlutut atau sungkem di hadapan Rosti Simajuntak dan Samuel Hutabarat.
Bharada E menundukan kepada di depan orangtua Brigadir J seakan menunjukan gesture permohonan maaf.
Merespon hal itu, Samuel Hutabarat terlihat mengusap kepala Bharada E sambil menunjukkan gesture mengangguk.
Selepas bersimpuh di hadapan orang tua Brigadir J, Bharada E langsung duduk kembali di samping kuasa hukum dan terpantau raut wajah Bharada E menahan tangis.
Saksi pertama yang dimintai keterangan yakni Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjutak.
Setelah Kamaruddin Simanjuntak, ada beberapa keluarga Brigadir J yang turut menjadi saksi.
Kamaruddin menyebut, setidaknya ada 12 orang yang akan menjadi saksi hari ini.
Sebelum bersimpuh di kaki orangtua Brigadir J, Bharada E sempat mengucapkan permohonan maafnya di depan publik.
Permohonan maaf itu dilayangkan Bharada E setelah menjalani sidang perdana sepekan lalu, Selasa (18/10/2022).
Suaranya bergetar, Bharada E juga menyesal telah menembak Brigadir J sampai akhirnya tewas di rumah dinas Ferdy Sambo tiga bulan silam.
Bharada E yang mengenakan kemeja putih didampingi pengacaranya, Ronny Talapessy mengucapkan permintaan maafnya kepada orangtua Brigadir J.



