Perahu utama yang berisi meron (replika perahu yang berisi sesaji) mengawali barisan menuju laut.
Kemudian, sejumlah perahu lain yang dihiasi aneka makanan turut mengiringi sepanjang sungai.
Bagi nelayan, kegiatan ini sudah rutin dilakukan sejak puluhan tahun lalu. Prosesi ini merupakan bentuk rasa syukur nelayan selama setahun atas hasil panen.
"Sejak 25 tahun lalu saya di sini, upacara nadran sudah mentradisi. Biasanya ikut ke laut, jaraknya tempuh bisa mencapai 30 menit ke tengah laut," kata Abdul Latif, kata seorang nelayan, Rabu (19/10/2022).
Tradisi nadran ini lazim dilakukan oleh kalangan nelayan di berbagai wilayah se-Kabupaten Indramayu.
Hal itu juga dilakukan nelayan udang di Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Indramayu ini.
Narasi : detik
Dok : antara



