Notification

×

Iklan

Iklan

Bantuan Pangan Beras 10 kilogram ditahun 2025 selama enam bulan sudah disetujui Presiden

3 Januari 2025 | Januari 03, 2025 WIB Last Updated 2025-01-03T08:57:46Z


#INFONASIONAL 

Pemerintah memastikan bantuan pangan beras kembali dialokasikan selama 6 bulan pada tahun ini. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi dalam keterangan resminya, Kamis (2/2). 

"Alhamdulillah, Bapak Presiden Prabowo sudah merestui bantuan pangan (banpang) beras selama 6 bulan tahun 2025. Jadi Januari, lalu Februari. Kemudian yang 4 bulan lagi, nanti disesuaikan kapan bulannya," ucap Arief. 

Arief mengatakan pada alokasi tahun ini pemerintah menyiapkan sebanyak 960 ribu ton beras yang akan didistribusikan kepada 16 juta penerima bantuan pangan (PBP) di tahun 2025. 

Dia bilang program badan pangan beras ini diberikan sebagai bagian paket kebijakan ekonomi dan bantalan bagi masyarakat berpendapatan rendah, sekaligus untuk menjaga hulu dan hilir. Pemerintah terus mempertajam database penerima PBP. Untuk itu, pada penyaluran tahun ini akan difokuskan pada kelompok desil 1 dan 2 serta ibu tunggal yang miskin dan lansia. 

Adapun database penerima banpang beras di 2025 akan menggunakan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Kementerian PPN/Bappenas). 

"Rinciannya terdiri dari 15,6 juta PBP desil 1 dan 2, serta 400 ribu PBP perempuan kepala rumah tangga miskin dan lansia tunggal," ujar Arief. 

Di 2024, inflasi beras tercatat pernah cukup tinggi pada Februari yang berada di 5,32 persen. Melalui penyaluran banpang beras serta berbagai stimulus bantuan sosial lainnya, inflasi beras pun menurun. Misalnya, inflasi beras di Juli 2024 dicatat BPS berada di 0,94 persen.
×
Berita Terbaru Update