Notification

×

Iklan

Iklan

Program Makan Bergizi Gratis 2026 Dimulai Serentak 8 Januari 2026

27 Desember 2025 | Desember 27, 2025 WIB Last Updated 2025-12-27T14:31:34Z
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 akan dimulai secara serentak di seluruh Indonesia pada 8 Januari 2026. 


Sebelum pelaksanaan, BGN menetapkan sejumlah hari sebagai masa persiapan guna menjamin keamanan dan kelancaran layanan.


“MBG akan dimulai secara serempak pada 8 Januari 2026. Sebelumnya, pada tanggal 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026 ditetapkan sebagai hari persiapan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia,” ujar Dadan, Sabtu (27/12/2025).

Dadan menjelaskan, masa persiapan tersebut mencakup kesiapan dapur produksi, sistem distribusi, ketersediaan sumber daya manusia, hingga penguatan standar keamanan pangan. 

Ia juga meminta seluruh SPPG tetap menjaga higienitas dapur serta melayani sekolah yang memilih menerima MBG selama masa libur sekolah.


Selain persiapan menuju 2026, Dadan menyebut pelaksanaan MBG pada akhir 2025 tetap berjalan, yakni pada 26, 27, 29, 30, dan 31 Desember 2025. 

Layanan ini diprioritaskan untuk kelompok rentan atau kelompok B3, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, guna memastikan keberlanjutan pemenuhan gizi.

“Untuk anak sekolah sifatnya opsional. Jika ada yang tidak memungkinkan mengambil atau dikirim karena alasan teknis, atau sedang berlibur, itu tidak menjadi masalah. Namun bagi yang membutuhkan, layanan tetap kami berikan,” kata Dadan.

Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan bahwa pihaknya tidak memaksa siswa untuk mengambil MBG selama masa libur sekolah. 

Ia juga membantah anggapan bahwa penyaluran MBG saat libur bertujuan untuk menghabiskan anggaran.
“Anak-anak tidak dipaksa untuk datang ke sekolah. MBG bisa diambil oleh orang tua atau anggota keluarga. Jika sekolah maupun wali murid tidak berkenan, itu juga tidak apa-apa dan tidak dipaksakan,” ujar Nanik.

BGN menyadari bahwa perbaikan status gizi siswa membutuhkan konsistensi jangka panjang, namun tetap menghormati hak siswa untuk menikmati masa libur sekolah. 

Oleh karena itu, SPPG hanya akan menyalurkan MBG kepada sekolah penerima yang secara aktif mengajukan permintaan.

“Hidangan MBG akan diantarkan oleh SPPG sesuai dengan permintaan sekolah, dalam bentuk makanan kering,” kata Nanik.

Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.
×
Berita Terbaru Update