Notification

×

Iklan

Iklan

Dekranasda Scene Market Resmi Dibuka, Bukti Kekuatan Industri Kreatif Kota Cirebon

13 Maret 2026 | Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T12:28:51Z
Kota Cirebon — Gelaran Dekranasda Scene Market resmi dibuka di Mall UMKM Kota Cirebon, Rabu (11/03/2026). Kegiatan ini menjadi panggung bagi para pelaku industri kreatif dan UMKM lokal untuk menunjukkan bahwa produk karya masyarakat Kota Cirebon mampu bersaing di pasar modern.


Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir langsung membuka acara sekaligus meninjau satu per satu stan pameran. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa bangga terhadap karya para perajin dan pelaku UMKM yang dinilai mampu menghadirkan energi optimisme bagi perkembangan ekonomi kota.

Menurutnya, kreativitas yang dimiliki masyarakat merupakan aset berharga yang harus terus dikembangkan. Ia menilai kegiatan seperti Dekranasda Scene Market menjadi bukti nyata ketahanan ekonomi masyarakat melalui sektor industri kreatif.

“Saya selalu merasa senang dan bahagia ketika hadir di acara semacam ini. Sebab, saya bisa merasakan optimisme dari setiap karya yang dipamerkan. Dekranasda Scene Market hari ini adalah wajah dari daya tahan ekonomi kita. Kota Cirebon diberkati dengan warisan budaya yang beragam, dan tugas kita sekarang adalah memastikan warisan itu tidak hanya berhenti di etalase museum, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung perkembangan UMKM. Ia mengajak berbagai pihak, mulai dari perbankan, akademisi, hingga instansi vertikal untuk bersama-sama membangun ekosistem usaha yang kuat, mulai dari kemudahan akses permodalan hingga pengembangan desain produk yang mampu bersaing di pasar global.

Pemerintah Kota Cirebon juga berkomitmen untuk terus menyediakan ruang-ruang publik sebagai etalase bagi karya para pelaku UMKM dan industri kreatif lokal.

Dalam pameran tersebut, berbagai produk kreatif ditampilkan, mulai dari lukisan, batik, parfum, hingga kerajinan tangan. Menariknya, beberapa produk juga merupakan hasil kolaborasi dengan warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Cirebon.

Wali Kota berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan skala yang lebih besar, bahkan di ruang terbuka, sehingga jangkauan promosi produk UMKM semakin luas. 

Ia juga mengajak media untuk turut membantu mempromosikan dan memviralkan karya para pelaku industri kreatif Kota Cirebon.
Sementara itu, Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Iing Daiman, menyampaikan bahwa strategi promosi UMKM pada tahun 2026 akan lebih difokuskan pada pemanfaatan kanal digital.

Ia juga memberikan apresiasi kepada anak-anak muda kreatif yang mampu menghadirkan inovasi melalui konsep rework atau modifikasi busana dari barang lama menjadi produk baru yang memiliki nilai jual tinggi sesuai selera pasar masa kini.

“Kami merangkul anak-anak muda inovatif ini karena ide mereka selalu segar. Contohnya baju yang di-rework, tadi saja acara belum mulai tetapi transaksi sudah banyak. Ini bukti ada daya tarik luar biasa. Meski ruang yang tersedia terbatas, namun kualitas produknya luar biasa,” jelas Iing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin bangga menggunakan produk lokal. Membeli produk karya sesama warga tidak hanya menjadi aktivitas ekonomi, tetapi juga bentuk dukungan nyata untuk menjaga roda perekonomian Kota Cirebon agar terus bergerak menuju kesejahteraan bersama.
×
Berita Terbaru Update