Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon mulai mematangkan strategi pengamanan guna menjamin kenyamanan para pengguna jalan.
Sebagai wilayah krusial yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, Polresta Cirebon telah menyiapkan 16 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sepanjang jalur arteri serta ruas jalan tol di Kabupaten Cirebon.
Langkah ini merupakan bagian dari persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, menjelaskan bahwa pendirian pos-pos tersebut bertujuan untuk memberikan respons cepat terhadap dinamika lalu lintas serta menghadirkan rasa aman bagi para pemudik yang melintas.
Fasilitas pengamanan yang disiapkan mencakup berbagai fungsi, mulai dari pusat kendali hingga tempat istirahat bagi pemudik yang lelah. Rincian pos tersebut meliputi:
- 1 Pos Utama sebagai pusat komando
- 1 Pos Terpadu untuk koordinasi lintas instansi
- 3 Pos Pelayanan yang difokuskan pada kenyamanan pemudik
- 11 Pos Pengamanan di titik-titik rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas
Selain pengerahan personel, Polresta Cirebon juga telah menyiapkan ribuan unit sarana prasarana lalu lintas. Petugas akan memasang ratusan traffic cone, water barrier, serta rambu-rambu portabel untuk mengatur alur kendaraan secara efektif.
Fokus pengamanan juga diarahkan pada penutupan dan penjagaan 44 titik putaran arah (U-turn) di sepanjang ruas Pantura, mulai dari Susukan hingga Plered, guna meminimalisir hambatan laju kendaraan. Begitu pula di jalur Astanajapura hingga Losari, petugas telah menyiapkan 33 titik pengaturan lalu lintas lengkap dengan penunjuk arah.
Kabupaten Cirebon memiliki tantangan tersendiri dengan adanya ruas jalan tol sepanjang 50 kilometer yang melintasi wilayah hukumnya. Lima gerbang tol utama, yakni Palimanan, Plumbon, Ciperna, Kanci, dan Ciledug, menjadi perhatian khusus tim gabungan.
Pihak kepolisian telah berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pengelola jalan tol untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. Dengan kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas yang matang, diharapkan arus mudik 2026 di wilayah Cirebon dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga hari kemenangan tiba.



