INDRAMAYU — Harapan warga akhirnya mulai menemukan titik terang. Jalan penghubung antara Desa Sudikampiran dan Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, yang selama ini dikeluhkan karena kondisinya, segera dibangun melalui proyek betonisasi oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan lapangan. Kegiatan tersebut dilakukan bersama Camat Sliyeg, Opik Hidayat, beserta jajaran terkait guna memastikan kondisi riil jalan serta melakukan pengukuran sebagai dasar pelaksanaan pembangunan.
Peninjauan ini menjadi bukti respons cepat pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
Maulana Malik menjelaskan, pihaknya telah menyelesaikan perhitungan kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp3,5 miliar.
“Anggaran tersebut diperuntukkan bagi betonisasi jalan sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar 5 meter. Rencananya, pelaksanaan akan dimulai pada awal Mei 2026 setelah melalui proses lelang,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan jalan ini menjadi salah satu prioritas di wilayah Kecamatan Sliyeg karena memiliki peran vital dalam meningkatkan konektivitas antar desa. Selain itu, jalan tersebut juga menjadi jalur penting untuk distribusi hasil pertanian serta menunjang aktivitas harian masyarakat.
Sementara itu, Camat Sliyeg, Opik Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas PUPR Kabupaten Indramayu atas langkah cepat dalam merespons aspirasi masyarakat.
Ia berharap seluruh tahapan, khususnya proses lelang, dapat berjalan lancar sehingga pembangunan bisa segera direalisasikan sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Di sisi lain, warga yang turut hadir dalam peninjauan tersebut menyambut baik rencana betonisasi jalan. Mereka berharap pengerjaan dapat dilakukan tepat waktu agar akses transportasi menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.
Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat serta memperkuat konektivitas wilayah pedesaan di Kabupaten Indramayu.



