Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Salah satu upaya konkret ditunjukkan melalui kunjungan kerja Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, ke Kabupaten Indramayu, Kamis (16/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Menkop Ferry didampingi Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, meninjau sejumlah kawasan pesisir yang dinilai strategis untuk pengembangan industri perikanan terintegrasi berbasis koperasi. Lokasi yang dikunjungi meliputi Desa Parean Girang dan Desa Eretan Kulon di Kecamatan Kandanghaur.
Ferry menjelaskan, lahan yang ditinjau memiliki luas bervariasi, mulai dari 20 hingga 60 hektare. Kawasan tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi pusat industri perikanan terintegrasi yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.
“Pengembangan ini akan disinergikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih serta berbagai program lainnya untuk memperkuat sektor perikanan di Kabupaten Indramayu,” ujar Ferry.
Selain pengembangan kawasan industri, pemerintah juga merencanakan pembangunan tiga hingga empat titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN). Fasilitas ini nantinya akan dilengkapi dengan cold storage guna mendukung aktivitas dan produktivitas nelayan setempat.
Terkait pembiayaan, Ferry menyebutkan bahwa skema pendanaan akan dilakukan melalui koperasi dengan dukungan Badan Layanan Umum (BLU), yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
Sementara itu, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan peninjauan lanjutan guna memastikan kesesuaian lokasi dengan rencana pengembangan.
“Kami akan meninjau lebih lanjut agar dapat disinkronkan dengan kebutuhan di lapangan, dengan semangat utama pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Peninjauan ini menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Diharapkan, pengembangan industri perikanan terintegrasi berbasis koperasi ini mampu mendorong transformasi ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Indramayu.



