Perayaan Hari Jadi ke-48 SMA Negeri Situraja berlangsung semarak dan penuh warna pada Jumat, 24 April 2026.
Di bawah langit pagi khas Tatar Sunda, suasana sekolah berubah menjadi panggung kebudayaan yang hidup menghadirkan semangat gotong royong, kreativitas, dan kecintaan terhadap warisan budaya Jawa Barat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Iwan Kartiwa, didampingi pengawas pembina sekolah, Ani Mulyani.
Dalam sambutannya, keduanya menekankan pentingnya menjaga jati diri budaya di tengah arus modernisasi, sekaligus menjadikan momentum hari jadi sebagai ajang memperkuat karakter siswa.
Rangkaian acara berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa dari berbagai tingkatan. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi bagi para pelajar untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah ajang Mojang Jajaka SMANTURA. Para peserta tampil anggun dan percaya diri, mengenakan busana tradisional Sunda yang memancarkan keindahan serta filosofi budaya lokal.
Senyum ramah dan tutur kata yang santun menjadi cerminan nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh generasi muda.
Tak kalah memukau, pawai kebudayaan menjadi puncak kemeriahan. Iring-iringan peserta dengan kostum adat, kesenian tradisional, hingga ornamen khas daerah menghadirkan suasana yang seolah membawa penonton menyusuri kekayaan budaya Jawa Barat.
Dentingan musik tradisional dan sorak sorai warga menambah semarak perayaan, menciptakan harmoni antara pendidikan dan budaya.
Perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata komitmen SMA Negeri Situraja dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada para siswanya.
Di usia ke-48, sekolah ini terus berupaya menjadi ruang tumbuh yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga berkarakter dan berakar kuat pada budaya daerah.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Sunda, Hari Jadi ke-48 SMA Negeri Situraja menjadi momentum berharga untuk melangkah lebih maju tanpa melupakan jati diri.
Foto Dokumentasi : Tjahja S For @cirebonberita



