Notification

×

Iklan

Iklan

Pemprov Jabar Hadirkan Repositori Data Pariwisata Digital, Dukung Pengembangan dan Investasi Daerah

24 Juni 2026 | Juni 24, 2026 WIB Last Updated 2026-06-25T19:06:29Z


Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan Sistem Repositori Informasi Pembangunan Kepariwisataan Jawa Barat sebagai pusat data digital yang menyediakan informasi pariwisata secara akurat, mutakhir, terintegrasi, dan mudah diakses.

Sistem yang dikembangkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat tersebut dapat diakses melalui laman smilingwestjava.jabarprov.go.id/repositori



Kehadiran platform ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data kepariwisataan sekaligus mendukung perencanaan pembangunan, pengembangan destinasi, serta investasi sektor pariwisata di Jawa Barat.



Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, mengatakan bahwa sistem repositori tersebut dibangun untuk menghadirkan satu pusat data pariwisata yang tertata dan dapat menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan pembangunan pariwisata.

"Tujuan dibuatnya Sistem Repositori Informasi Pembangunan Kepariwisataan Jawa Barat adalah untuk menghadirkan satu pusat data pariwisata yang tertata, mudah diakses, dan dapat dipercaya sebagai dasar pengembangan pariwisata Jawa Barat," ujar Iendra.

Menurutnya, pembangunan sektor pariwisata membutuhkan dukungan data yang valid dan terintegrasi agar kebijakan yang diambil dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain menjadi pusat informasi, sistem ini juga dirancang sebagai ruang kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan pariwisata.

"Sistem ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, karena pembangunan pariwisata tidak hanya melibatkan dinas pariwisata, tetapi juga perangkat daerah lain, instansi vertikal, lembaga statistik, pelaku usaha, komunitas, asosiasi, dan masyarakat," tambahnya.

Platform repositori tersebut melengkapi layanan Open Data Jabar dengan pengelolaan data yang lebih terstruktur, terstandar, dan berkelanjutan. Data yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari validasi data, perencanaan program, pengendalian, evaluasi pembangunan, penilaian indeks kepariwisataan, hingga mendukung investasi di sektor pariwisata.

Melalui sistem ini, masyarakat, pelaku usaha, akademisi, maupun investor dapat memperoleh akses terhadap data kepariwisataan yang kredibel dan mudah diakses.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap kehadiran Sistem Repositori Informasi Pembangunan Kepariwisataan Jawa Barat mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data, memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta mendorong daya saing pariwisata Jawa Barat melalui tata kelola informasi yang lebih terpadu, terbuka, dan berkelanjutan.

×
Berita Terbaru Update