Notification

×

Iklan

Iklan

AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Terintegrasi untuk Percepat Pemerataan Pembangunan

28 Juli 2026 | Juli 28, 2026 WIB Last Updated 2026-07-27T22:19:02Z


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong Kunci Bersama menjadi model pengembangan kawasan terintegrasi yang mampu mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan daya saing daerah, serta menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.



Hal tersebut disampaikan AHY saat memberikan keynote speech pada Kunci Bersama Summit 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Dalam kesempatan itu, AHY juga secara resmi dinobatkan sebagai Dewan Penasihat Kunci Bersama, sebuah kawasan strategis yang mencakup 10 kabupaten/kota di wilayah timur Jawa Barat dan berbatasan dengan Jawa Tengah.

Sepuluh daerah yang tergabung dalam Kunci Bersama meliputi Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kota Banjar, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Indramayu.

AHY menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Namun, potensi itu hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar pengembangan kawasan dapat berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan kawasan harus selaras dengan arah pembangunan nasional serta mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden. Oleh karena itu, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus mengoordinasikan peran lima kementerian teknis agar pembangunan infrastruktur tidak berjalan secara sektoral.

AHY menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang saling terhubung dan saling mendukung, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memperluas pemerataan pembangunan.

Menurutnya, pendekatan pembangunan berbasis kawasan menjadi langkah penting untuk memastikan setiap proyek infrastruktur memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat daya saing daerah di masa depan.

×
Berita Terbaru Update