Notification

×

Iklan

Iklan

Kasat Lantas Polresta Cirebon Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Atasi Kemacetan dan Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas di Cirebon Timur

28 Juli 2026 | Juli 28, 2026 WIB Last Updated 2026-07-28T12:35:06Z
CIREBON – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus mendorong sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mengatasi persoalan kemacetan sekaligus meningkatkan disiplin berlalu lintas di kawasan industri Cirebon Timur.

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Satyo Rahardjo, saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas dan Pembahasan Permasalahan Lalu Lintas Wilayah Ciledug–Pabuaran–Waled yang berlangsung di Aula Desa Cibogo, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Forum Kuwu, para pelaku usaha, serta sejumlah instansi yang berada di wilayah Kecamatan Waled dan Pabuaran sebagai upaya membangun solusi bersama terhadap persoalan lalu lintas yang semakin kompleks seiring berkembangnya kawasan industri.
Dalam kesempatan itu, AKP Yudha menegaskan bahwa sosialisasi merupakan bagian dari pelayanan Polri untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas serta keselamatan di jalan.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas serta memahami pentingnya keselamatan di jalan," ujarnya.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas industri di wilayah Ciledug, Pabuaran, dan Waled berdampak pada melonjaknya volume kendaraan, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan yang tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata.
"Penanganan kemacetan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, perusahaan hingga masyarakat agar solusi yang diambil benar-benar efektif," katanya.
Salah satu solusi yang mengemuka dalam pembahasan tersebut adalah pengaturan jam masuk karyawan perusahaan secara bergelombang sehingga arus kendaraan tidak terkonsentrasi pada waktu yang sama.
Selain itu, Satlantas Polresta Cirebon juga terus menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Rekayasa lalu lintas pun terus dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Meski demikian, AKP Yudha menegaskan setiap kebijakan, termasuk wacana penerapan sistem satu arah (one way), harus melalui kajian komprehensif agar tidak memunculkan persoalan baru bagi pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
"Setiap rekayasa lalu lintas harus dikaji secara menyeluruh agar tujuan memperlancar arus kendaraan tidak justru menimbulkan persoalan baru," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa pelanggaran lalu lintas yang masih mendominasi di wilayah hukum Polresta Cirebon merupakan pelanggaran kasat mata, seperti tidak menggunakan helm, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), membawa kendaraan tanpa dokumen lengkap, hingga penggunaan kendaraan yang tidak memiliki legalitas yang jelas.
Menurutnya, rendahnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas masih menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya.
Untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat, Satlantas Polresta Cirebon akan mengedepankan langkah-langkah preventif melalui sosialisasi secara masif di lingkungan perusahaan, sekolah, maupun masyarakat. Setelah itu, penegakan hukum akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan pendekatan yang humanis.
"Kami akan terus melakukan sosialisasi, kemudian penegakan hukum secara berkala dengan tetap mengutamakan pendekatan yang humanis," tegas AKP Yudha.
Ia menambahkan, pelaksanaan operasi maupun penindakan akan disesuaikan dengan waktu pelaksanaan agar tidak memperparah kepadatan arus lalu lintas, khususnya di luar jam-jam sibuk aktivitas pekerja.
Menutup kegiatan tersebut, AKP Yudha mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya bersama, bukan sekadar untuk menghindari sanksi, melainkan demi melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
"Kami sangat menghargai setiap nyawa masyarakat. Harapan kami, tidak ada lagi korban kecelakaan lalu lintas karena semua mau mematuhi aturan yang berlaku," pungkasnya.

Caption: Kasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Satyo Rahardjo, mengajak pemerintah, perusahaan, dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam mengurai kemacetan di kawasan industri Cirebon Timur, Selasa (28/7/2026).
×
Berita Terbaru Update