Notification

×

Iklan

Iklan

Pembangunan PSEL Legok Nangka Dimulai, Jabar Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Energi

31 Juli 2026 | Juli 31, 2026 WIB Last Updated 2026-07-31T16:38:31Z

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memulai pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Rabu (29/7/2026).



Groundbreaking pembangunan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Meike Kencanawulan Martawidjaja, beserta jajaran Kementerian PU, termasuk Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat, serta sejumlah mitra yang terlibat dalam pengembangan proyek.

Pembangunan PSEL Legok Nangka menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Jawa Barat. Fasilitas ini merupakan pengembangan dari infrastruktur TPPAS Regional Legok Nangka yang sebelumnya telah dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Melalui teknologi waste to energy, PSEL Legok Nangka dirancang mampu mengolah sekitar 1.853 hingga 2.131 ton sampah setiap hari yang berasal dari enam kabupaten dan kota di Jawa Barat. Selain mengurangi beban timbunan sampah, fasilitas ini juga ditargetkan mampu menghasilkan energi listrik dengan kapasitas mencapai 40,79 megawatt (MW).

Keberadaan PSEL Legok Nangka diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah regional sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di Jawa Barat.

Selain mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, proyek ini juga diharapkan berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca serta menciptakan nilai tambah melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi yang ramah lingkungan.

×
Berita Terbaru Update