Notification

×

Iklan

Iklan

Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Polda Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi Bacakan Amanat Presiden Prabowo

2 Juli 2026 | Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-03T07:55:58Z

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan langsung amanat tertulis Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80. 





Agenda sakral yang menandai delapan dekade pengabdian kepolisian nasional tersebut digelar dengan khidmat di Lapangan Upacara Markas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, Rabu, 1 Juli 2026.



Dalam naskah amanat yang dibacakan oleh Dedi Mulyadi, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tertinggi negara atas dedikasi, kerja keras, serta pengorbanan seluruh keluarga besar Polri dalam mengawal stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional. 



Tema besar “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” dinilai menjadi kompas moral yang merefleksikan kesiapan aparatur penegak hukum untuk senantiasa adaptif, prediktif, dan responsif dalam menghadapi kompleksitas tantangan zaman, mulai dari ancaman kejahatan siber lintas negara hingga dinamika geopolitik global.



Secara khusus, Kepala Negara turut memuji kontribusi aktif institusi kepolisian dalam mengawal dan menyukseskan berbagai program strategis nasional. Kontribusi tersebut mencakup dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis, akselerasi swasembada pangan, pemberantasan jaringan narkoba, penindakan penyelundupan dan judi online, hingga penyediaan fasilitas hunian bagi personel serta masyarakat luas.



Melalui momentum tersebut, terdapat lima arahan strategis Presiden yang ditekankan bagi seluruh jajaran personel. Kelima poin utama itu meliputi penguatan reformasi kelembagaan secara menyeluruh, peningkatan profesionalisme tugas lapangan, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan fleksibilitas organisasi dalam merespons dinamika strategis, serta pengokohan legitimasi institusi melalui peningkatan indeks kepercayaan publik (public trust) secara berkelanjutan.



Amanat tersebut diakhiri dengan pesan mendalam dari Presiden Prabowo Subianto yang mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk mengonversi setiap penugasan sebagai ladang ibadah dan menempatkan pelayanan publik sebagai sebuah kehormatan tertinggi. 



Melalui sinergi yang kokoh di tatar Jawa Barat, ditekankan kembali prinsip utama bahwa institusi kepolisian yang kuat merupakan pilar mutlak bagi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, serta maju di masa depan.

×
Berita Terbaru Update