Notification

×

Iklan

Iklan

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Sukabumi dan Bandung

1 September 2026 | September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T13:02:52Z


CIANJUR — Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan sekitarnya pada Selasa, 1 September 2026, petang.



Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.53.11 WIB dengan magnitudo M 4,3.




Episenter gempa berada pada koordinat 6,91 Lintang Selatan dan 107,10 Bujur Timur. Lokasi tersebut berada di darat, sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman hiposenter 4 kilometer.



BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut termasuk gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.




Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah

Gempa tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Cianjur. Getaran juga dilaporkan terasa di sejumlah wilayah lain di Jawa Barat dengan tingkat intensitas yang berbeda.



Di Cianjur, gempa dirasakan dengan Skala Intensitas III–IV MMI. Pada kondisi siang hari, intensitas tersebut dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.



Sementara itu, getaran dengan Skala Intensitas II–III MMI dirasakan di sejumlah wilayah, yakni Kota Sukabumi, Cibadak, Nagrak, Warungkondang, Cimahi, dan Cilaku. Pada skala ini, getaran terasa nyata di dalam rumah dan sensasinya dapat dirasakan seperti adanya truk yang sedang melintas.



Getaran lebih ringan dengan Skala Intensitas II MMI dilaporkan terasa di Kota Bandung, Cibubur, dan Sukaraja. Pada tingkat tersebut, getaran umumnya hanya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung dapat terlihat bergoyang.




Belum Ada Laporan Kerusakan

Hingga informasi tersebut disampaikan, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak dari gempa bumi M 4,3 tersebut.



BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah tersebut.

Hingga pukul 18.15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.


Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi mengenai perkembangan gempa dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG.

×
Berita Terbaru Update