Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Pelantikan, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Kolaborasi UMKM, Seni, dan Ekonomi Kreatif

8 September 2026 | September 08, 2026 WIB Last Updated 2026-09-07T22:31:06Z
CIREBON — Menjelang pelantikan kepengurusan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kota Cirebon, berbagai persiapan mulai dimatangkan. Tak sekadar seremoni pelantikan, momentum tersebut disiapkan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM, seniman, musisi, pegiat media digital, hingga komunitas ekonomi kreatif.


Rangkaian kegiatan akan diisi dengan Bazar UMKM, pentas seni dan musik, serta acara inti berupa pelantikan pengurus GEKRAFS Kota Cirebon. Konsep tersebut diharapkan mampu menggambarkan semangat ekonomi kreatif yang tidak hanya berbicara tentang bisnis, tetapi juga kreativitas, budaya, kolaborasi, dan penciptaan lapangan kerja.




GEKRAFS merupakan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional, sebuah organisasi komunitas dan wadah independen bagi para pelaku serta pejuang ekonomi kreatif di Indonesia. Kehadirannya diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas sektor.



Sejumlah program unggulan yang menjadi perhatian GEKRAFS antara lain perluasan lapangan kerja, literasi ekonomi kreatif, pelestarian budaya, serta lahirnya pengusaha-pengusaha baru.



Melalui perluasan lapangan kerja, GEKRAFS mendorong terciptanya peluang kerja baru yang fleksibel dan inklusif. Sementara literasi ekonomi kreatif diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.



Di sisi lain, aspek budaya menjadi bagian penting melalui dorongan terhadap lahirnya produk-produk lokal berbasis kearifan budaya Nusantara. Ekosistem tersebut diharapkan mampu melahirkan wirausahawan baru yang adaptif serta memiliki daya saing di pasar global.




Gandeng Keraton dan Pelaku Ekonomi Kreatif

GEKRAFS Kota Cirebon yang akan dipimpin Syafrul Bakti juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satunya dengan menggandeng Ibu Ratu Raja Arimbi dari Keraton Kanoman Cirebon untuk bersama-sama memperkuat gerakan ekonomi kreatif di Kota Cirebon.



Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan potensi ekonomi kreatif dengan kekayaan sejarah dan budaya Cirebon. Dengan demikian, nilai-nilai tradisi tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang memiliki nilai tambah.



Saat ini Sekretariat GEKRAFS Kota Cirebon berada di Sinau Art Tabalong, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.



Kehadiran sekretariat tersebut diharapkan menjadi salah satu ruang berkumpul, bertukar gagasan, sekaligus membangun jejaring bagi para pelaku ekonomi kreatif.



Perkuat Kolaborasi dengan Media Digital

Semangat kolaborasi juga diperluas ke sektor digital. Syafrul Bakti yang juga menjadi Pembina Media Homeless di wilayah Ciayumajakuning menggandeng komunitas pelaku digital kreatif tersebut untuk ikut mengambil bagian dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.



Komunitas Media Homeless di wilayah Ciayumajakuning yang diketuai Panji Prayitno dinilai memiliki potensi untuk memperkuat aspek publikasi, produksi konten, serta promosi berbagai produk dan kegiatan ekonomi kreatif.



Kolaborasi antara pelaku UMKM, seniman, budayawan, komunitas digital, media, dan berbagai elemen kreatif lainnya diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang lebih terintegrasi.



Bukan hanya menghasilkan kegiatan, tetapi juga membuka peluang pasar, memperluas jejaring, meningkatkan kemampuan pelaku usaha, hingga melahirkan berbagai inovasi baru.




Dari Cirebon untuk Ekonomi Kreatif Indonesia

GEKRAFS Kota Cirebon membawa harapan agar ekonomi kreatif tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Gerakan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang membuka lebih banyak lapangan kerja baru di sektor kreatif.



Semangat tersebut sekaligus diarahkan untuk membangun wadah solidaritas, kepemimpinan, dan kreativitas yang mampu menghubungkan berbagai potensi ekonomi kreatif, baik di Cirebon maupun lintas daerah di Indonesia.



Kolaborasi lintas bidang menjadi kunci. Ketika UMKM bertemu komunitas digital, seniman bertemu pelaku usaha, budaya bertemu teknologi, dan media ikut memperkuat promosi, maka ekosistem ekonomi kreatif memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh secara berkelanjutan dan mandiri.



Pelantikan GEKRAFS Kota Cirebon pun diharapkan bukan menjadi garis akhir, melainkan titik awal sebuah gerakan baru untuk menghidupkan potensi kreatif masyarakat, memperluas kesempatan ekonomi, serta menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar penting menuju Indonesia Emas.
×
Berita Terbaru Update