Notification

×

Iklan

Iklan

Penyaluran bantuan pangan beras tahap kedua kepada masyarakat penerima manfaat dilakukan sekaligus atau dirapel dan selesai September 2026

24 September 2026 | September 24, 2026 WIB Last Updated 2026-09-24T03:32:31Z
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan pemerintah memutuskan penyaluran bantuan pangan beras tahap kedua kepada masyarakat penerima manfaat dilakukan sekaligus atau dirapel dan selesai September 2026.


Zulhas menjelaskan bantuan pangan beras tersebut menyasar penerima desil 1 hingga desil 4 dengan jumlah lebih dari 33,2 juta keluarga penerima bantuan pangan.

Setiap penerima bantuan akan mendapatkan alokasi beras sebanyak 10 kilogram per bulan selama tiga bulan sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram sekaligus.

Zulhas meminta Perum Bulog merapel penyaluran bantuan tersebut agar distribusi tidak dilakukan bertahap setiap bulan, melainkan langsung dikirim seluruh kebutuhan tiga bulan penerima.

"Kita putuskan tadi, minta Bulog selesaikan dikirimnya, dirapel bulan ini semua. Jadi enggak 10 kilo, 10 kilo, 10 kilo lagi. Tapi langsung 30 kilo dikirim langsung," ujarnya.

Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan data penerima bantuan pangan beras terus diperbarui agar penyaluran tepat sasaran sekaligus membantu menekan gejolak harga beras nasional.

Amran mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dalam memastikan data penerima bantuan pangan beras yang digunakan sesuai dengan kondisi masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi basis data Penerima Bantuan Pangan (PBP) merupakan pembaruan yang dirilis Badan Pusat Statistik per 10 Juli 2026 dan telah melalui proses penyaringan oleh Kementerian Sosial.

Data tersebut kemudian diterima Bapanas untuk ditetapkan dan disampaikan kepada Perum Bulog sebagai pelaksana penyaluran bantuan pangan beras, sementara koordinasi dengan Kementerian Sosial terus dilakukan untuk memastikan ketepatan sasaran penerima.

"Itu datanya kami terima dari Kemensos. Data kami tanda tangani (lalu) kirim ke Bulog. Jadi yang mengeksekusi (penyaluran bantuan pangan beras) Bulog, tapi nanti kami koordinasi (Kemensos)," jelas Amran.

Adapun pemerintah saat ini melaksanakan program intervensi bantuan pangan beras yang menyasar 33,24 juta penerima bantuan pangan dengan alokasi Juli, Agustus, dan September. Hal itu sebagai upaya menekan harga komoditas beras tetap stabil dan terjaga.

Bapanas memastikan program bantuan pangan beras tahap kedua alokasi Juli, Agustus, September 2026, dapat berjalan semakin baik, mulai dari teknis penyaluran ke PBP maupun bukti administrasi.

Pemerintah melalui Bapanas resmi menugaskan Perum Bulog untuk penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan periode Juli, Agustus, dan September 2026 yang akan menyasar 33.244.408 penerima bantuan pangan (PBP).
×
Berita Terbaru Update