Hari Minggu, 11 Oktober 2026, pukul 10.30.19 WIB, Wilayah Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat diguncang gempa bumi tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7 pada kedalaman 10 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,87° LS ; 106,41° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 209 km barat daya Kabupaten Sukabumi.
Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) di Surade, Sukabumi; Cibitung, Sukabumi; Tegalbuleud, Sukabumi
Hingga pukul 10.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat. Himbauan kepada masyarakat:
Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.




