Notification

×

Iklan

Iklan

Meriahkan Hari Jadi ke-499, Pagelaran Pepunden Dharma Ayu Nagari Jadi Ajang Pelestarian Budaya Indramayu

10 Oktober 2026 | Oktober 10, 2026 WIB Last Updated 2026-10-10T01:43:14Z
Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu berlangsung meriah melalui Pagelaran Seni dan Budaya Pepunden Dharma Ayu Nagari yang digelar di Alun-Alun Indramayu, Rabu (7/10/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan kekayaan budaya daerah.




Pagelaran tersebut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama sejumlah kepala perangkat daerah. Kegiatan diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, bekerja sama dengan Dewan Kesenian Indramayu, Duta Seni Indramayu, dan L-Musentra.

Dalam kesempatan tersebut, Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada panitia, seniman, budayawan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara.

Menurutnya, Pepunden Dharma Ayu Nagari tidak hanya menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga sarana untuk merawat ingatan sejarah, memperkuat jati diri daerah, serta mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

“Pepunden Dharma Ayu Nagari diharapkan menjadi ruang untuk merawat ingatan sejarah, memperkuat jati diri dan kebanggaan masyarakat terhadap budaya Indramayu, sekaligus menjadi sarana pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda,” ujar Lucky Hakim.





Beragam Kesenian Tradisional Warnai Pagelaran

Suasana Alun-Alun Indramayu semakin semarak dengan penampilan beragam kesenian tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya daerah. Sejumlah pertunjukan yang disuguhkan di antaranya angklung, jaipong Waledan, tari Serimpi, kisah pertapaan Raden Arya Wiralodra, berokan, hingga berbagai kesenian dan hiburan rakyat.

Pagelaran ini juga menampilkan karya-karya budaya Indramayu yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb). Kehadiran beragam kesenian tersebut menjadi bentuk nyata upaya memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi lokal di tengah perkembangan zaman.

Melalui pertunjukan seni dan budaya, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga diajak mengenal lebih dekat perjalanan sejarah serta nilai-nilai luhur yang menjadi bagian dari identitas Kabupaten Indramayu.





Bupati Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Daerah

Bupati Lucky Hakim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga dan melestarikan warisan budaya Indramayu. Menurutnya, pelestarian budaya harus dilakukan secara berkelanjutan agar tradisi daerah tetap hidup, berkembang, dan semakin dikenal luas.

Ia menegaskan, pembangunan daerah perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga kekayaan budaya dan sejarah. Dengan demikian, kemajuan Indramayu tidak hanya tercermin dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya identitas, karakter, serta kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.

Lucky Hakim optimistis, kebersamaan pemerintah, seniman, budayawan, komunitas, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam mendorong pembangunan Indramayu menuju daerah yang semakin maju, berbudaya, dan sejahtera.

Pagelaran Pepunden Dharma Ayu Nagari diharapkan terus menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai, mengenali, dan melestarikan budaya lokal.

Momentum Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu pun menjadi pengingat bahwa warisan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan identitas berharga yang harus dijaga untuk masa depan.
×
Berita Terbaru Update